SANANA,Lokomalut.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Sula, gandeng Dinas Kesehatan (Dinkes), bergerak cepat merespons bencana kabut asap yang kian meluas di wilayah Provinsi Maluku Utara.
Merespons kabut asap tersebut, Dinkes Sula dan KONI menggelar aksi sosial pembagian masker gratis kepada masyarakat dan pelajar di depan Taman Wansosa serta lingkungan SMP Negeri 1 Sanana. (14/10/2026).
“Saya sangat mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan yang kembali hadir di tengah masyarakat. Kabut asap yang menyelimuti wilayah kita belum sepenuhnya hilang, sehingga upaya perlindungan ini harus terus dilakukan. Pembagian di dua titik ini sangat strategis karena menyasar warga umum sekaligus anak-anak sekolah yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan,” ujar Ketum KONI Kepulauan Sula, Kamarudin Mahdi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi ini, kata Kamarudin, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan dan anak-anak sekolah yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan. Ia pun menyampaikan pesan penting kepada masyarakat terkait kondisi udara yang kian memburuk.
“Kabut asap yang menyebar di Maluku Utara, Khususnya di Kepulauan Sula ini, sudah dalam kondisi yang mengkhawatirkan bagi kesehatan. Hari ini, KONI bersama Dinas Kesehatan turun ke jalan dan sekolah untuk memastikan masyarakat dan anak-anak kita terlindungi. Kami mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, dan selalu mengenakan masker demi menjaga kesehatan paru-paru kita,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sula, Fiyanti Buamona, berharap masker yang dibagikan dimanfaatkan dengan baik.
“Kami berharap masker ini benar-benar dimanfaatkan saat keluar rumah. Tetap jaga kesehatan, dan segera kunjungi Puskesmas terdekat jika mengalami sesak napas, batuk berlanjut, atau merasa kurang sehat,” tuturnya.
Tak hanya itu, masyarakat dan para siswa menyambut baik aksi ini. Mereka berharap kabut asap dapat segera teratasi agar aktivitas warga dan proses belajar-mengajar di sekolah bisa kembali berjalan dengan normal dan sehat. (dona)









