Diduga Kinerja Buruk, MPC PP Sula Mengutuk Dirut RSUD Sanana dan Kepala Ruangan Kebidanan

- Wartawan

Sabtu, 13 September 2025 - 12:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua MPC Pemuda Pancasila Kepulauan Sula Herdiyanto Bone.

Foto: Ketua MPC Pemuda Pancasila Kepulauan Sula Herdiyanto Bone.

SANANA,Lokomalut.com- Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kepulauan Sula, secara tegas mengutuk keras kinerja Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, beserta Kepala Ruangan Kebidanan.

Hal ini menyusul dugaan kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang pasien berinisial RU di ruang kebidanan RSUD Sanana, pada Sabtu, (13/9/2025) sore tadi.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kepulauan Sula, Herdiyanto Bone, menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas insiden tersebut. Ia menilai, kejadian ini merupakan bentuk kelalaian serius yang tidak bisa ditoleransi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari MPC Pemuda Pancasila Kepulauan Sula sangat mengecam keras tindakan dan kinerja Dirut RSUD Sanana serta Kepala Ruangan Kebidanan yang diduga lalai hingga menyebabkan hilangnya nyawa pasien. Kami meminta pihak berwenang untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan memberikan sanksi tegas jika terbukti bersalah,” ungkapnya.

Katanya, korban tidak mendapatkan penanganan medis di ruang kebidanan RSUD Sanana. Hal ini diduga terjadi keterlambatan penanganan sehingga nyawa korban tidak tertolong.

MPC Pemuda Pancasila juga mendesak Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsih Mus, untuk mengevaluasi total manajemen RSUD Sanana agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai ada lagi korban akibat kelalaian tenaga kesehatan. Maka dengan demikian kami mendesak Ibu Bupati untuk segera evaluasi Dirut RSUD Sanana, dan pecat Kepala Ruangan Kebidanan,” tegasnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Bung Heru ini, meminta Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh Hartanto, untuk segara menelusuri insiden yang menghilangkan nyawa pasien tersebut.

“Kapolres Kepulauan Sula segara mengambil langkah. Tangkap Dirut RSUD Sanana dan Kepala Ruangan Kebidanan,” tandasnya.

Menurutnya, kinerja Dirut RSUD Sanana dan Kepala Ruangan Kebidanan yang tidak produktif ini, telah melanggar undang-undang yang telah tetapkan.

“Dalam Undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit, undang-undang nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan dan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 11 Tahun 2017 tentang keselamatan pasien. Ini aturan sangat jelas, tapi diabaikan oleh pihak RSUD Sanana,” pungkasnya. (red)

ARTIKEL TERKAIT

Pemda Sula Terima LHP Semester II Tahun 2025 dari BPK Perwakilan Malut
Sikapi Keluhan Warga, Pemdes Waikafia Bersihkan Pipa Air yang Tersumbat 
Dapat Rekom dari 5 Cabang Aktif, Amirudin Resmi Terpilih Sebagai Ketum PP HPMS 
Kongres IV HPMS Bau Busuk: Diduga Dikendalikan Mafia Politik, Iqbal Ruray Disiapkan Aklamasi Paksa
Panitia Diduga Seting untuk Aklamasi Iqbal Ruray di Kongres HPMS ke-4 
Wujudkan Solidaritas, GMKI Cabang Jailolo Sambangi Korban Banjir
Tersisa Hanya Sekam Kebencian
Don Muzakir Apresiasi Kebijakan Prabowo yang Pro-Petani
Berita ini 915 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:42 WIT

Pemda Sula Terima LHP Semester II Tahun 2025 dari BPK Perwakilan Malut

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:59 WIT

Sikapi Keluhan Warga, Pemdes Waikafia Bersihkan Pipa Air yang Tersumbat 

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:48 WIT

Dapat Rekom dari 5 Cabang Aktif, Amirudin Resmi Terpilih Sebagai Ketum PP HPMS 

Selasa, 13 Januari 2026 - 06:25 WIT

Kongres IV HPMS Bau Busuk: Diduga Dikendalikan Mafia Politik, Iqbal Ruray Disiapkan Aklamasi Paksa

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:06 WIT

Panitia Diduga Seting untuk Aklamasi Iqbal Ruray di Kongres HPMS ke-4 

ARTIKEL TERBARU