SANANA,Lokomalut.com- Wakil Bupati, H. M. Saleh Marasabessy, membuka Lomba Festival Qasidah Rebana ke-III, sekaligus pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kepulauan Sula Tahun 2025.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Muslimat Nahdlatul Ulama, yang terus berperan aktif dalam pembangunan masyarakat, terutama dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan perempuan,” ucap Wakil Bupati Kepulauan Sula, H. M. Saleh Marasabessy dalam sambutannya. Minggu, (2/11/2025).
Menurutnya, Muslimat NU telah menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga moral dan spiritual masyarakat di tengah arus modernisasi dan perkembangan zaman yang begitu cepat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan Festival Qasidah Rebana ini tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan bakat dan kreativitas seni islami, tetapi juga menjadi media dakwah yang lembut dan indah mengajak masyarakat untuk semakin mencintai Islam melalui syair, irama, dan seni budaya yang bernuansa religius,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Saleh berharap lahir generasi muda yang mencintai nilai-nilai keislaman, memiliki semangat kebersamaan, dan mampu menjaga warisan budaya daerah kita.

Tak hanya itu, kepada para pengurus PAC dan PR Muslimat NU yang baru dilantik, Orang Nomor 2 di Kepulauan Sula itu mengucapkan selamat bertugas.
Ia bilang, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
“Saya berharap pengurus yang baru dapat menjadi motor penggerak dalam kegiatan dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Lebih lanjut, Saleh berkomitmen bahwa Pemerintah Daerah siap bersinergi dengan Muslimat NU dalam berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta pembinaan keagamaan di masyarakat.
“Mari kita terus menjaga kebersamaan, memperkuat persatuan, dan membangun Kepulauan Sula yang beriman, berdaya, dan berbudaya. Saya juga mengajak kita semua untuk menjadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi, syiar Islam, dan penguatan ukhuwah di antara kita,” tutupnya. (red)







