Pemuda Desa Kou Koma Usai Diduga Dikeroyok OTK di Desa Mangoli, Keluarga: Kapolres Segera Tangkap Pelaku Secepatnya 1×24 Jam

- Wartawan

Minggu, 23 November 2025 - 13:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi: Korban AS yang di Diduga Dikeroyok OTK.

Dokumentasi: Korban AS yang di Diduga Dikeroyok OTK.

SANANALokomalut.com- Seorang pemuda asal Desa Kou, berinisial AS, menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Desa Mangoli, Kecamatan Mangoli Tengah.

Akibat penganiayaan tersebut, AS kini berada dalam kondisi koma dan menjalani perawatan intensif di RSUD Sanana. Minggu, (23/11/2025).

Peristiwa tragis itu disebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIT siang tadi, Di Desa Mangoli. Informasi yang beredar di kalangan warga menyebutkan bahwa, AS diduga kuat dianiaya hingga mengalami luka berat, bahkan tidak sadarkan diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saiful Soamole, kakak korban, menyampaikan bahwa keluarga dan masyarakat sangat terpukul dengan kejadian tersebut.

Ia menegaskan bahwa apa pun persoalannya, penyelesaian harus dilakukan melalui jalur hukum bukan tindakan represif alias main hakim sendiri.

“Kalau AS salah, ya ditempuh lewat jalur hukum, bukan main hakim sendiri seperti ini. Ini nyawa manusia, bukan binatang,” ujarnya dengan nada kesal.

Ia mendesak Kapolres Kepulauan Sula untuk segera turun tangan mengungkap kasus tersebut.

“Kami minta Kapolres segera tangkap pelaku secepatnya, 1 x 24 jam. Karena AS saat ini dirawat di RSUD dalam kondisi antara hidup dan mati,” tambahnya.

Sementara, warga Desa Kou juga mendorong Polsek Mangoli, Pemerintah Desa Mangoli, serta Babinkamtibmas untuk bergerak cepat mengungkap para pelaku pengeroyokan.

“Kami harap pemdes Mangoli, Kapolsek, dan Babinkamtibmas segera turun tangan karena kejadian ini terjadi di wilayah Mangoli. Jangan sampai muncul hal-hal yang tidak diinginkan,” kata salah satu warga.

Terpisah, Ketua Pemuda Desa Kou, Nadir Teapon, menyampaikan harapan serupa. Ia meminta agar aparat penegak hukum segera bertindak.

“Kami berharap pelaku segera ditangkap agar masalah ini tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Diketahui, peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut telah di Laporkan ke SPKT Polres Kepulauan Sula.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait motif maupun identitas para pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap AS. (red)

ARTIKEL TERKAIT

Pemda Sula Terima LHP Semester II Tahun 2025 dari BPK Perwakilan Malut
Sikapi Keluhan Warga, Pemdes Waikafia Bersihkan Pipa Air yang Tersumbat 
Dapat Rekom dari 5 Cabang Aktif, Amirudin Resmi Terpilih Sebagai Ketum PP HPMS 
Kongres IV HPMS Bau Busuk: Diduga Dikendalikan Mafia Politik, Iqbal Ruray Disiapkan Aklamasi Paksa
Panitia Diduga Seting untuk Aklamasi Iqbal Ruray di Kongres HPMS ke-4 
Wujudkan Solidaritas, GMKI Cabang Jailolo Sambangi Korban Banjir
Tersisa Hanya Sekam Kebencian
Don Muzakir Apresiasi Kebijakan Prabowo yang Pro-Petani
Berita ini 1,271 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:42 WIT

Pemda Sula Terima LHP Semester II Tahun 2025 dari BPK Perwakilan Malut

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:59 WIT

Sikapi Keluhan Warga, Pemdes Waikafia Bersihkan Pipa Air yang Tersumbat 

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:48 WIT

Dapat Rekom dari 5 Cabang Aktif, Amirudin Resmi Terpilih Sebagai Ketum PP HPMS 

Selasa, 13 Januari 2026 - 06:25 WIT

Kongres IV HPMS Bau Busuk: Diduga Dikendalikan Mafia Politik, Iqbal Ruray Disiapkan Aklamasi Paksa

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:06 WIT

Panitia Diduga Seting untuk Aklamasi Iqbal Ruray di Kongres HPMS ke-4 

ARTIKEL TERBARU