Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI Malut, Hadiri Festival Budaya 

- Wartawan

Kamis, 27 November 2025 - 03:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi: Pose Bersama Usai Membuka Kegiatan Festival Budaya.

Dokumentasi: Pose Bersama Usai Membuka Kegiatan Festival Budaya.

SANANA,Lokomalut.com- Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI Provinsi Maluku Utara, menghadiri kegiatan Festival Budaya, yang berlangsung di halaman Benteng De Verwacthing Sanana, Kepulauan Sula.

Kegiatan tersebut, diselenggarakan oleh sanggar seni Pamanatol Kepulauan Sula. Kamis (27/11/2025).

Dalam sambutannya, Ketua Tim program kemitraan Kebudayaan wilayah XXI Faujia Rasid, menyampaikan langkah strategis pemerintah dalam memajukan ekosistem Pemajuan kebudayaan Lokal maupun Nasional, mengacu pada UU nomor 5 tahun 2017 tentang pemjuan Budaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Upaya-upaya keberlanjutan nilai-nilai kebudayaan suatu daerah tertentu menjadi keanekaragaman sebagai wujud pemersatu bangsa,” ungkapnya.

Faujia menjelaskan bahwa, pengetahuan Tradisional serta kearifan Lokal adalah inti dari sebuah identitas suatu daerah tertentu dan juga sebagai kebudayaan masyarakat adat yang perlu diwariskan.

“Pewarisan yang dimaksud yaitu upaya menjaga keberlanjutan dari aspek tradisi dan nilai dari kearifan lokal itu sendiri,” katanya.

Selain itu, Faujia bilang, festival budaya oleh Sanggar Seni dan Budaya pamanatol yang didalamnya mencakup kegiatan Jelajah Sejarah Benteng De Verwacihing dan Workshop Pembuatan Kuliner Pola, sebagai upaya untuk mengingatkan kembali sebuah proses perjalanan sejarah masa lalu untuk masa kini dan sebagai catatan peradaban di Negeri Hai Sua yang kita cintai ini.

“Benteng De Verwacthing Adalah aset cagar Budaya yang kita jaga. Selain dari Benteng De vewachiting masih ada juga 4 objek lagi yang diduga sebagai cagar budaya yakni Benteng Fat Tan, Goa Fat Tan, Benteng Malbufa dan Eks Gudang Jepang,” tuturnya.

Faujia menyebutkan, workshop Pembuatan Kuliner Pola menjadi sebuah keharusan, sehingga kegiatan ini dilakukan disebabkan oleh sudah hamper punah di benak generasi muda dan bahkan akan hilang pada generasi akan datang.

“Kuliner pola merupakan salah satu kuliner khas Masyarakat sula pada jaman dulu, saat ini kuliner pola sudah didaftakan sebagai warisan budaya tak benda. Selain pola, masi ada lagi delapan warisan lagi yang sudah di daftarkan sebagai warisan budaya tak benda nasional, yakni adat pia bakai, amal lai hia fai, tarian denge, tarian laka baka, tarian belayai, lalampa sula, halua kenari dan coklat sula mina,” imbuhnya.

Ia pun menuturkan, bahwa amanat yang tertuang dalam Undan-Undan Dasar 1945 pasal 32 ayat (1) sebagai bentuk pedoman.

“Dalam Undan-Undan Dasar 1945 pasal 32 ayat (1), yang berbunyi, Negara Memajukan Kebudayaan Nasioanal indonesia di tengah peradaban dunia menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya” ujarnya.

Melalui Lembaga Seni dan Budaya pamanatol, pihaknya merasa sangat peduli dengan Budaya yang seakan terjadi pergeseran secara perlahan-lahan.

“Dari konteks ini, kiranya kami hadir melalui Lembaga Seni dan Budaya pamanatol melalui program Fasilitasi Pemajuan kebudayaan Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah XXI Provinsi Maluku utara tahun 2025 merasa peduli terhadap objek pemajuan budaya yang saat ini telah mengalami pergeseran,” pungkasnya. (red)

ARTIKEL TERKAIT

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura
Gaji BPD Setahun Tak Dibayar, Pj Kades Leko Kadai Bungkam Saat dikonfirmasi
Distribusi Material Bangun KDMP Menjadi Tantangan, Begini kata Dandim 1510/Sula 
Siap Ikut Jamnas, Ketua Kwarcab Ucapkan Terimakasih kepada Bupati Sula
Kebutuhan Mitan Jelang Maulid, Ada Kabar Gembira dari Manajer PT. Sanana Lestari
Isak Tangis yang Pecah Disudut Bandara Emalamo Saat Menyambut AKBP Handres 
Bupati Kepulauan Sula Resmi Lepas Kontingen POPDA XII
Besok, Pelantikan HMI Sanana Jadi Simbol Harapan Baru Bagi Kepulauan Sula
Berita ini 89 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:50 WIT

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:12 WIT

Gaji BPD Setahun Tak Dibayar, Pj Kades Leko Kadai Bungkam Saat dikonfirmasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:59 WIT

Distribusi Material Bangun KDMP Menjadi Tantangan, Begini kata Dandim 1510/Sula 

Senin, 13 Juli 2026 - 20:31 WIT

Siap Ikut Jamnas, Ketua Kwarcab Ucapkan Terimakasih kepada Bupati Sula

Senin, 13 Juli 2026 - 03:42 WIT

Kebutuhan Mitan Jelang Maulid, Ada Kabar Gembira dari Manajer PT. Sanana Lestari

ARTIKEL TERBARU

Dok: Sekretaris Partai HANURA Kepulauan Sula, Rahmat Soamole.

Daerah

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:50 WIT