Pemda Sula Rumuskan Motif dan Desain Pakaian Adat untuk Kegiatan Resmi

- Wartawan

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi: Pose Bersama Usai Kegiatan FGD di Istana Daerah DAD HIA TED SUA.

Dokumentasi: Pose Bersama Usai Kegiatan FGD di Istana Daerah DAD HIA TED SUA.

SANANA,Lokomalut.com- Pemerintah Daerah Kepulauan Sula, resmi merumuskan pakaian adat, yang akan digunakan dalam berbagai kegiatan seremonial, upacara resmi, dan hajatan besar daerah.

Kepala Dinas Pariwisata, Ismail Soamole, saat di wawancarai pada Rabu (03/11/2025), menyampaikan hal ini dibahas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang selenggarakan pada selasa kamarin.

“Upaya kami, agar pada Hari Jadi Sanana, HUT Kabupaten, dan hari besar nasional lainnya, pegawai menggunakan pakaian adat yang telah disepakati dalam FGD,” ujar Ismail.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ismail bilang, pakaian adat tersebut dipersiapkan untuk penggunaan internal pemerintah, dalam hari besar nasional maupun daerah.

Katanya, FGD saat ini masih fokus pada motif dan desain, sebelum dilanjutkan dengan sosialisasi lanjutan yang dijadwalkan pada tahun 2026.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa pakaian adat wanita, filosofi yang diusung mencakup kesucian, keharmonisan alam, dan identitas empat soa Gareha, dengan warna putih dan hijau sebagai simbol keseimbangan hidup masyarakat Sula.

Katanya, komponennya meliputi kebaya dada, hiasan kepala Empat Kembang Goyang (Fatce, Falahu, Fagudu, Mangon), lida bermotif Wansosa, stagen di pinggang, bawahan kain batik hijau, serta aksesoris Peneti Bulan Salendang.

Sementara, pakaian adat pria menggambarkan kewibawaan, ketegasan, dan kesatuan masyarakat dalam bingkai adat Sula.

Rumusannya terdiri dari baju jubah hijau, dalaman putih, celana putih, dan penutup kepala putih dengan perpaduan warna dari masing-masing soa.

“Dengan rumusan ini, kami berharap pakaian adat resmi dapat menjadi identitas kuat yang mewakili budaya dan kearifan lokal dalam setiap kegiatan resmi daerah, pungkasnya.

 

Penulis: Dona

ARTIKEL TERKAIT

Respon Bencana Kabut Asap, KONI Sula Gandeng Dinkes Bagikan Masker Gratis 
Turnamen Doin Cup XII di Dofa, Resmi Ditutup. Berikut Tim-tim Terbaik
Terkait Polemik Plafon KUR Berubah, Begini Penjelasan Mantri BRI Cabang Sanana
Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 
Direktur CV GG Viktori: Palang SMKN 1 Taliabu Barat Salah Sasaran, Pekerjaan Sudah Rampung
SSB Sula United Tumbangkan Garuda Muda FC dengan Skor 3-0
Persiapan Turnamen KONI Sula Cup Capai 99 Persen, 42 Tim Siap Pertaruhkan Gengsi
Inisiator Pemekaran Dusun Fangahu Ini Siap Wakafkan Diri untuk Desa Bobong
Berita ini 106 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:15 WIT

Respon Bencana Kabut Asap, KONI Sula Gandeng Dinkes Bagikan Masker Gratis 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:48 WIT

Turnamen Doin Cup XII di Dofa, Resmi Ditutup. Berikut Tim-tim Terbaik

Senin, 28 September 2026 - 16:43 WIT

Terkait Polemik Plafon KUR Berubah, Begini Penjelasan Mantri BRI Cabang Sanana

Sabtu, 26 September 2026 - 13:58 WIT

Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 

Kamis, 24 September 2026 - 12:27 WIT

SSB Sula United Tumbangkan Garuda Muda FC dengan Skor 3-0

ARTIKEL TERBARU

Ragam

Senin, 28 Sep 2026 - 09:51 WIT

Dok: Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kepulauan Sula-Pulau Taliabu, Agriati Yulin Mus, menggelar reses masa persidangan ketiga tahun 2025–2026.

Daerah

Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 

Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:58 WIT