SANANA,Lokomalut.com- Usia yang semakin menua, biasanya identik dengan istirahat di rumah, dan menikmati waktu bersama keluarga. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi Abubakar Kafau.
Tahun ini, dengan penuh haru dan kebanggaan, ia mengenakan toga wisuda, menerima ijazah Sarjana Hukum dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula, merupakan sebuah impian yang tertunda selama kurang lebih 16 tahun.
“Memang sekarang itu Katong mau berkarya di dunia politik, maupun dunia pergaulan, harus Katong ikuti jenjang-jenjang itu. Karena dengan adanya perkembangan jaman sekarang ini, semua orang berbondong-bondong, bukan hanya dilihat dari sisi finansial atau pergaulan, tapi juga dilihat dari sisi pendidikan,” ungkapnya. Selasa, (20/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Abubakar kini membuktikan bahwa menua bukanlah sebuah halangan untuk membatasinya, melainkan sebagai batu loncatan.
“Tujuan beta juga untuk teman-teman dan adik-adik dorang yang dari belakang, yang dimana dorang punya kesempatan-kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik. Harus berpikir bahwa, masa yang tua-tua sana bisa, lalu kenapa Katong tidak bisa,” katanya.
Dengan begitu, pria kelahiran Desa Kou Kecamatan Mangoli Timur itu, menjadikan minder sebagai motivasi menuju jenjang yang lebih tinggi.
“Apalagi, untuk kedepan ini, sudah mulai ada pergaulan-pergaulan elit. Makanya waktu berangkat ikut agenda partai, semua teman-teman punya gelar, secara tidak langsung Katong merasa minder, makanya dari situ beta jadikan itu sebagai motivasi untuk maju,” imbuhnya.
Abubakar Kafau, memulai pendidikan dasar pada tahun 1992 dan lulus tahun 1998. Lanjut SMP dan lulus pada tahun 2001, kemudian menuju tingkat SMA dan lulus pada tahun 2004. Setelah itu, ia masuk kuliah pada tahun 2021 dan menyelesaikan studi pada tahun 2026.
“Waktu masa SMA, beta pernah menjadi ketua OSIS di SMA AlHilal selama 2 tahun. Selain itu, Beta juga pernah jadi sekretaris pemuda Pancasila Kepulauan Sula. Setelah itu jadi sekretaris Partai PKPI, dan juga pernah menjabat sebagai sekretaris Partai Berkarya, kemudian jadi sekretaris MKGR di Partai Golkar dan sekarang jadi sekretaris HIPMI Kepulauan Sula,” ujarnya.
Untuk memajukan multi pendidikan di Kepulauan Sula, Abubakar Kafau berharap generasi di Kepulauan Sula dapat memperdayakan STAI Babussalam sebagai wadah pendidikan untuk memajukan negeri Soa Gareha ini.
“Beta pung harapan kepada generasi kedepan ini, jangan terlalu banyak keluar di luar, tapi harus memperdayakan kampus yang ada di Sula khususnya STAI Babussalam, agar bagaimana Katong punya kampus bisa setara dengan kampus-kampus lain di luar sana,” tambahnya.
“Karena, di STAI Babussalam Sula juga, sudah memiliki banyak dosen yang berkualitas dan baik. Makanya Beta harapkan agar generasi yang ada bisa manfaatkan STAI Babussalam Sula, sebagai ruang pendidikan, agar multi pendidikan di negeri ini semakin maju,” pungkasnya mengakhiri.
Penulis: Dona










