Ilegal Logging di Wailoba, Direktur CV. Anugerah 4 Mandiri Diduga Tak Peduli Perintah Presiden Prabowo

- Wartawan

Rabu, 28 Januari 2026 - 05:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Lokasi Ilegal Logging di Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Dok: Lokasi Ilegal Logging di Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, Kepulauan Sula, Maluku Utara.

SANANA,Lokomalut.com- Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, berkomitmen akan menertibkan praktik pembalakan liar yang masih marak di berbagai wilayah di Indonesia.

Presiden RI juga menekankan bahwa, pemerintah tidak akan diam dan sedang gencar menertibkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi tanpa izin legal.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya serius untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana alam di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penegasan ini mencerminkan keseriusan Presiden dalam menghadapi tantangan lingkungan, terutama terkait deforestasi ilegal.

Namun berbeda, pernyataan Presiden Republik Indonesia tersebut, diduga diabaikan oleh Direktur CV. Anugerah 4 Mandiri Jawal Fokaaya.

Pasalnya, pembalakan alias ilegal logging di Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, Kepulauan Sula, Maluku Utara, oleh CV. Anugerah 4 Mandiri ini, diduga tak memiliki izin.

“Karena Ilegal Logging akan merusak alam dan lingkungan, sehingga mudah untuk terjadi banjir. Makanya kami minta kepada Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto, segera periksa Jawal Fokaaya,” ujar Ketua EK-LMND Sanana, Arsan Umasugi kepada Lokomalut.com. Rabu, (28/1/2026).

Tak hanya itu, Arsan pun menegaskan bahwa ilegal logging yang di lakukan oleh CV. Anugerah 4 Mandiri tersebut, jelas-jelas mengabaikan perintah Presiden Republik Indonesia.

“Presiden RI telah menyampaikan akan menertibkan ilegal logging di Indonesia. Artinya itu bersifat perintah secara nasional. Karena Kepulauan Sula adalah bagian dari Indonesia, makanya ini menjadi tugas dan tanggung jawab Polres Sula untuk periksa Jawal Fokaaya,” tegasnya.

 

Penulis: Dona

ARTIKEL TERKAIT

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura
Gaji BPD Setahun Tak Dibayar, Pj Kades Leko Kadai Bungkam Saat dikonfirmasi
Distribusi Material Bangun KDMP Menjadi Tantangan, Begini kata Dandim 1510/Sula 
Siap Ikut Jamnas, Ketua Kwarcab Ucapkan Terimakasih kepada Bupati Sula
Kebutuhan Mitan Jelang Maulid, Ada Kabar Gembira dari Manajer PT. Sanana Lestari
Isak Tangis yang Pecah Disudut Bandara Emalamo Saat Menyambut AKBP Handres 
Bupati Kepulauan Sula Resmi Lepas Kontingen POPDA XII
Besok, Pelantikan HMI Sanana Jadi Simbol Harapan Baru Bagi Kepulauan Sula
Berita ini 157 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:50 WIT

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:12 WIT

Gaji BPD Setahun Tak Dibayar, Pj Kades Leko Kadai Bungkam Saat dikonfirmasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:59 WIT

Distribusi Material Bangun KDMP Menjadi Tantangan, Begini kata Dandim 1510/Sula 

Senin, 13 Juli 2026 - 20:31 WIT

Siap Ikut Jamnas, Ketua Kwarcab Ucapkan Terimakasih kepada Bupati Sula

Senin, 13 Juli 2026 - 03:42 WIT

Kebutuhan Mitan Jelang Maulid, Ada Kabar Gembira dari Manajer PT. Sanana Lestari

ARTIKEL TERBARU

Dok: Sekretaris Partai HANURA Kepulauan Sula, Rahmat Soamole.

Daerah

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:50 WIT