JAILOLO,Lokomalut.com- 01 Maret 2026 pada pukul 18:00 Wit kemarin, Gunung Api di Ibu Halmahera Barat, mengalami erupsi dan memuntahkan kolom abu setinggi kurang lebih 400 meter, diatas puncak atau sekitar 1.725 meter dari permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi kurang lebih 47 detik.
Berdasarkan laporan Axl Roeroe Saat ini, Gunung Ibu berada pada Status Level II (Waspada) Masyarakat dan wisatawan di imbau untuk tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
Selain itu, Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Ibu.
Masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas maupun rekomendasi G. Ibu melalui aplikasi android Magma Indonesia, website Magma Indonesia. (Khy)























