SANANA,Lokomalut.com- Pengurus Ikatan Keluarga Besar Flobamora (IKBF) Kabupaten Kepulauan Sula menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) kedua yang dipusatkan di Desa Trans Modapuhi, Kecamatan Mangoli Utara.
Sebelumnya, kunjungan kerja tersebut telah dilakukan di Desa Lekokadai Kecamatan Mangoli Barat. Langkah ini diambil guna memperkuat struktur organisasi dan mempererat tali persaudaraan.
Pertemuan ini berlangsung di Kediaman Bapak Said pada Minggu 21 Juni 2026, yang dihadiri oleh pengurus dan anggota IKBF dari empat desa di Kecamatan Mangoli Utara, yakni Desa Minaluli, Desa Trans Modapuhi, Desa Modapuhi, dan Desa Saniahaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua IKBF Kepulauan Sula, Victorius Beda Uran, menegaskan bahwa kunker ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ia menyebut forum ini sebagai ruang evaluasi berkala untuk memastikan program kerja IKBF berjalan selaras hingga ke tingkat akar rumput.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memaparkan program kerja IKBF Kepulauan Sula di beberapa Desa, agar seluruh keluarga besar bisa mengetahui program kerja kedepan serta mempererat tali silaturahmi,” ungkapnya.
Selain itu, Victorius juga menggarisbawahi pentingnya kontribusi nyata warga Flobamora terhadap adat warga pribumi. Ia meminta seluruh warga IKBF untuk selalu menghormati adat istiadat setempat dan menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Kami berharap agar kita bisa kerja sama untuk sukseskan. adapun beberapa program yang di sampaikan adalah salah satunya di Bidang Sosial, Bidang Keagamaan, Bidang Seni dan Budaya, Serta Bidang-Bidang yang Lain,” ujarnya.
Dengan demikian, Victorius juga bakal mempersiapkan administrasi sebagai bentuk persyaratan untuk mendaftarkan IKBF di Kesbangpol Kepulauan Sula.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Warga Flobamora harus menjadi mitra strategis. Bukan hanya itu saja kami dari pengurus Kabupaten akan mendaftarkan IKBF ke Kesbangpol Sula agar kita punya legitimasi hukum yang jelas. Kami juga mengucapkan rasa syukur dan terima kasih banyak atas kehadiran sesepu” pungkasnya mengakhiri.
Penulis: dona







