Festival Tanjung Waka Resmi Dihelat, Bupati Sula Ucapkan Terima kasih 

- Wartawan

Minggu, 15 Desember 2024 - 04:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANANA,Lokomalut.com- Festival Tanjung Waka (FTW) 2024 Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kepulauan Sula, resmi dihelat. Sabtu, (14/12/2024).

FTW tersebut, dinobatkan sebagai Karisma Event Nusantara (KEN) oleh Kementerian Parawisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).

Festival 2024 ini, mengusung tema “Sula Menuju Green dengan Konservasi Ekosistem, Budaya, dan Sejarah Melalui Edo-Eko Festival”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

300 armada dan 1500 prang penari.

Hal itu, bertujuan menciptakan pariwisata berkelanjutan. Tentunya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk terus melestarikan lingkungan serta meningkatkan perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat.

Terlihat, berbagai pemangku jabatan dan ribuan masyarakat Kepulauan Sula sangat antusias menghadiri kegiatan pembukaan FTW tersebut.

Menariknya, 1.500 penari kolosal tarian Laka Baka di bibir pantai maupun ratusan perahu yang atraksi, turut memberikan keindahan tersendiri hingga Pemerintah Daerah (Pemda) Sula memperoleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Ini bukan hanya rekor Indonesia, tetapi ini adalah rekor dunia atas pencatatan rekor pergelaran tarian Laka Baka peserta terbanyak di atas kapal, dianugerahkan kepada yang sama-sama kita banggakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula,” ungkap Luthfi, Tim MURI.

Penyerahan Rekor Dunia.

Sementara, Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsi Mus menyebutkan, FTW 2024 mengedepankan konsep ramah lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi ekosistem, aspek pemberdayaan nasional, dan sejarah serta aspek pembelajaran pendidikan dalam pengelolaan UMKM dengan harapan, yakni tercapainya manfaat edo-oke festival.

“FTW 2024, berkomitmen menjaga lingkungan hidup untuk menyelenggarakan eko event secara ekosistem dengan seluruh material ramah lingkungan,” ujarnya.

Perempuan Berjiwa petarung  itu pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan FTW.

“Pencapaian yang kita dapat sampai ke titik ini, karena usaha dan kerja keras kita semua. Untuk itu, atas nama Pemerintah Daerah dan pribadi saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, delegasi Kemenparekraf RI, dan teristimewa masyarakat Kepulauan Sula. Semoga Festival Tanjung Waka 2024 masuk 10 besar peringkat nasional,” tutupnya. (Dona)

ARTIKEL TERKAIT

Pemda Sula Terima LHP Semester II Tahun 2025 dari BPK Perwakilan Malut
Sikapi Keluhan Warga, Pemdes Waikafia Bersihkan Pipa Air yang Tersumbat 
Dapat Rekom dari 5 Cabang Aktif, Amirudin Resmi Terpilih Sebagai Ketum PP HPMS 
Kongres IV HPMS Bau Busuk: Diduga Dikendalikan Mafia Politik, Iqbal Ruray Disiapkan Aklamasi Paksa
Panitia Diduga Seting untuk Aklamasi Iqbal Ruray di Kongres HPMS ke-4 
Wujudkan Solidaritas, GMKI Cabang Jailolo Sambangi Korban Banjir
Tersisa Hanya Sekam Kebencian
Don Muzakir Apresiasi Kebijakan Prabowo yang Pro-Petani
Berita ini 102 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:42 WIT

Pemda Sula Terima LHP Semester II Tahun 2025 dari BPK Perwakilan Malut

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:59 WIT

Sikapi Keluhan Warga, Pemdes Waikafia Bersihkan Pipa Air yang Tersumbat 

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:48 WIT

Dapat Rekom dari 5 Cabang Aktif, Amirudin Resmi Terpilih Sebagai Ketum PP HPMS 

Selasa, 13 Januari 2026 - 06:25 WIT

Kongres IV HPMS Bau Busuk: Diduga Dikendalikan Mafia Politik, Iqbal Ruray Disiapkan Aklamasi Paksa

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:06 WIT

Panitia Diduga Seting untuk Aklamasi Iqbal Ruray di Kongres HPMS ke-4 

ARTIKEL TERBARU