Cerita Tentang Keharuman Persahabatan: Minal Aidzin Walfaizin

- Wartawan

Minggu, 30 Maret 2025 - 10:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Ilustrasi Ladang Sawah

Di sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh hamparan sawah hijau, hiduplah seorang pemuda bernama Amin.

Amin dikenal sebagai sosok yang selalu ramah dan penuh perhatian terhadap sesama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di antara banyaknya teman yang memiliki keunikan masing-masing, ada satu yang paling dekat dengan Amin, yaitu Awan.

Awan adalah seorang gadis yang berasal dari keluarga kurang mampu. Meskipun demikian, ia memiliki hati yang tulus dan selalu bersorak dalam kebahagiaan bersama teman-temannya.

Setiap hari, Amin dan Awan menghabiskan waktu bersama di tepi hutan belukar yang menjadi tempat favorit mereka berdua., mereka berbagi cerita, tawa, dan kadang-kadang impian mereka tentang masa depan.

Suatu hari, ketika musim tanam tiba, Amin mendengar bahwa Awan tidak bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan sekolah karena keluarganya tidak memiliki lahan untuk menanam padi.

Tanpa berpikir panjang, Amin memutuskan untuk membantu. Ia mengajak sekelompok teman lainnya untuk bergabung dan menanam padi di lahan milik keluarganya.

Dengan kerja keras dan semangat yang tak pernah surut, mereka berhasil menanam padi hingga menghasilkan panen yang melimpah.

Sebagai bentuk rasa syukur, Amin mengajak seluruh desa untuk berkumpul dan merayakan panen bersama.

Dalam acara tersebut, Awan diberikan penghargaan sebagai simbol apresiasi atas kegigihannya dalam bekerja sama dengan teman-teman.

Peristiwa itu membuat hati Awan terharu hingga air mata turun membasuh wajahnya. Ia merasa sangat berterima kasih kepada Amin dan teman-temannya yang telah membantunya.

Di tengah kebahagiaan tersebut, Awan menyadari bahwa persahabatan sejati adalah sesuatu yang sangat berharga dan harus dijaga dengan baik.

Sejak saat itu, Amin dan Awan semakin erat lagi. Mereka saling menginspirasi dan selalu ada untuk satu sama lain dalam suka maupun duka.

Keharuman persahabatan mereka menjadi contoh bagi anak-anak desa lainnya tentang pentingnya saling membantu dan peduli terhadap sesama.

Dalam perjalanan hidup mereka, Amin dan Awan menghadapi berbagai tantangan, namun tak pernah meninggalkan semangat persahabatan yang telah mereka bangun.

Mereka menjadi bukti tindakan kecil yang penuh kasih dapat menimbulkan dampak besar dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih indah.

Dan begitulah, di desa kecil itu, terjalinlah sebuah kisah tentang keharuman persahabatan yang akan selalu dikenang sebagai salah satu momen terindah dalam sejarah mereka.

Dengan mengakhiri cerita ini, kami Keluarga Besar, Duwila, Umabaihi, Sapsuha, Fataruba dan Yoisangadji mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah 2025 Masehi, Minal aidzin Walfaizin Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Penulis: Maradona Duwila

ARTIKEL TERKAIT

Pemda Sula Terima LHP Semester II Tahun 2025 dari BPK Perwakilan Malut
Sikapi Keluhan Warga, Pemdes Waikafia Bersihkan Pipa Air yang Tersumbat 
Dapat Rekom dari 5 Cabang Aktif, Amirudin Resmi Terpilih Sebagai Ketum PP HPMS 
Kongres IV HPMS Bau Busuk: Diduga Dikendalikan Mafia Politik, Iqbal Ruray Disiapkan Aklamasi Paksa
Panitia Diduga Seting untuk Aklamasi Iqbal Ruray di Kongres HPMS ke-4 
Wujudkan Solidaritas, GMKI Cabang Jailolo Sambangi Korban Banjir
Tersisa Hanya Sekam Kebencian
Don Muzakir Apresiasi Kebijakan Prabowo yang Pro-Petani
Berita ini 19 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:42 WIT

Pemda Sula Terima LHP Semester II Tahun 2025 dari BPK Perwakilan Malut

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:59 WIT

Sikapi Keluhan Warga, Pemdes Waikafia Bersihkan Pipa Air yang Tersumbat 

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:48 WIT

Dapat Rekom dari 5 Cabang Aktif, Amirudin Resmi Terpilih Sebagai Ketum PP HPMS 

Selasa, 13 Januari 2026 - 06:25 WIT

Kongres IV HPMS Bau Busuk: Diduga Dikendalikan Mafia Politik, Iqbal Ruray Disiapkan Aklamasi Paksa

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:06 WIT

Panitia Diduga Seting untuk Aklamasi Iqbal Ruray di Kongres HPMS ke-4 

ARTIKEL TERBARU