Gerindra Murkah.!! Kepala Bappeda Malut Tuding Kadernya Umbar Fitnah 

- Wartawan

Jumat, 1 Agustus 2025 - 06:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPD Gerindra Maluku Utara Sahril Taher

Foto: Ketua DPD Gerindra Maluku Utara Sahril Taher

TERNATE,Lokomalut.com- Ketua DPD Gerindra Maluku Utara, Sahril Taher, mengecam keras pernyataan Kepala Bappeda Muhammad Sarmin S. Adam, yang menyebut kritik anggota DPRD Mislan Syarif sebagai bentuk “fitnah”.

Pernyataan kontroversial itu muncul setelah Mislan Syarif menyoroti tidak dicantumkannya nama Pulau Taliabu dalam ringkasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Maluku Utara 2025–2029 yang dibacakan dalam forum resmi sidang paripurna DPRD.

“Kami menilai tudingan tersebut tidak hanya keliru dan tidak proporsional, tetapi juga berbahaya bagi keberlangsungan ruang demokrasi yang sehat,” tegas Sahril dalam keterangan resminya. Jumat, (01/08/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kritik yang disampaikan Mislan adalah ekspresi politik yang sah dan berbasis data. Ia menyebut absennya nama Taliabu dalam ringkasan RPJMD sebagai fakta konkret yang dapat diverifikasi publik.

“Ini bukan asumsi atau opini, melainkan bukti nyata. Pulau Taliabu tidak disebutkan sama sekali dalam ringkasan dokumen yang dibacakan dalam paripurna,” jelasnya.

Sahril juga menanggapi pernyataan Kepala Bappeda yang didukung oleh Pardin Isa, yang mengatakan bahwa Taliabu tetap masuk dalam dokumen lengkap RPJMD karena indeks daya saingnya rendah. Namun, menurutnya, pernyataan itu tidak menyentuh substansi persoalan.

“Jika Taliabu benar-benar menjadi perhatian karena ketertinggalannya, mengapa tidak disebut secara eksplisit dalam forum resmi setingkat paripurna? Ini bukan hanya soal teknis, ini soal pengakuan politik dan representasi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa menyuarakan ketimpangan bukanlah tindakan kriminal, dan kritik bukanlah bentuk fitnah. Justru, menurutnya, menutup-nutupi ketimpangan struktural dengan alasan teknokratik adalah bentuk pengingkaran terhadap prinsip keadilan sosial.

“Ketika nama Taliabu absen dalam narasi pembangunan resmi, yang terjadi bukan sekadar kelalaian administratif. Itu adalah bentuk penghapusan simbolik yang punya dampak sistemik,” tambahnya.

Berikut, sejumlah poin tuntutan Resmi dari DPD Gerindra Provinsi Maluku Utara:

1. Kepala Bappeda segera mencabut pernyataan “fitnah” dan meminta maaf secara terbuka kepada Mislan Syarif.

2. Pemprov Maluku Utara memberikan klarifikasi terbuka terkait absennya nama Taliabu dalam ringkasan RPJMD.

3. Revisi narasi pembangunan daerah agar Taliabu disebut secara eksplisit dan proporsional.

4. Tuntutan pengakuan dan keadilan bagi masyarakat Taliabu sebagai bagian sah dari Maluku Utara.

“Kami tidak menuntut belas kasihan. Kami menuntut pengakuan, keadilan, dan keberpihakan,” pungkasnya. (Red)

ARTIKEL TERKAIT

Warga Desa Naflow Menerima Bantuan Beras dari Bulog
Cerita Anak Nelayan Tanamkan Mimpi Menjadi Pemain Bola Profesional
Dukung Program Pempus, Pemda Sula Hadiri FGD Hilirisasi Kelapa di Ternate
Gelar Festival Budaya, ini yang Disampaikan Kadisparbud Sula
Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI Malut, Hadiri Festival Budaya 
Jadi Camat Mangoli Timur, Kisman Duwila Fungsikan Rumdis Camat di Desa Waitina
Polres Sula Berhasil Tangkap 4 Orang Terduga Pelaku Pengeroyokan di Mangoli
Pemuda Desa Kou Koma Usai Diduga Dikeroyok OTK di Desa Mangoli, Keluarga: Kapolres Segera Tangkap Pelaku Secepatnya 1×24 Jam
Berita ini 158 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 29 November 2025 - 09:40 WIT

Warga Desa Naflow Menerima Bantuan Beras dari Bulog

Jumat, 28 November 2025 - 18:05 WIT

Cerita Anak Nelayan Tanamkan Mimpi Menjadi Pemain Bola Profesional

Kamis, 27 November 2025 - 15:46 WIT

Dukung Program Pempus, Pemda Sula Hadiri FGD Hilirisasi Kelapa di Ternate

Kamis, 27 November 2025 - 03:50 WIT

Gelar Festival Budaya, ini yang Disampaikan Kadisparbud Sula

Kamis, 27 November 2025 - 03:42 WIT

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI Malut, Hadiri Festival Budaya 

ARTIKEL TERBARU

Dokumentasi: Warga Desa Naflow Menerima Bantuan dari Perum Bulog Maluku Utara.

Daerah

Warga Desa Naflow Menerima Bantuan Beras dari Bulog

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:40 WIT