SANANA,Lokomalut.com- Rencana pelaksanaan Festival Tanjung Waka (FTW) tahun 2025, di Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kepulauan Sula, resmi ditunda.
Hal ini disampaikan oleh Dinas Pariwisata Kepulauan Sula Ismail Soamole, saat di wawancarai awak media, pada Senin (3/11/2025), menyusul adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Ismail menjelaskan, bahwa penundaan FTW merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan alokasi dana pembangunan dan prioritas program lain yang lebih mendesak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sangat memahami antusiasme masyarakat terhadap FTW, namun kondisi keuangan daerah saat ini mengharuskan kami melakukan penyesuaian,” ujarnya.
Ismail bilang, FTW selama ini menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan warga Kepulauan Sula dan para wisatawan. Acara tersebut biasanya menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya lokal, lomba tradisional, serta pameran produk UMKM.
“Pemerintah daerah akan tetap mendukung pelestarian budaya lokal melalui program-program alternatif yang tidak membutuhkan anggaran besar,” ucapnya.
Ia menyampaikan, bahwa penundaan FTW tahun 2025 tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Kementerian.
“Kami dari pariwisata sudah sampaikan secara lisan kepada pihak Kementerian terkait penundaan FTW ini, tapi karena harus ada pernyataan tertulis secara resmi, makanya tadi kami buat surat resmi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dengan penundaan FTW tahun 2025, masyarakat Kepulauan Sula diimbau untuk tetap menjaga semangat pelestarian budaya dan terus berinovasi dalam memperkenalkan tradisi lokal kepada generasi muda.
“Kami berharap, masyarakat terkhususnya generasi muda, untuk bisa menjaga lingkungan FTW dan terus semangat untuk melestarikan budaya lokal Kepulauan Sula,” pungkasnya. (red)







