SANANA,Lokomalut.com- Riuh demonstrasi yang biasanya mewarnai jalanan Kota Sanana, Kepulauan Sula, mendadak berganti menjadi keheningan yang sarat akan rasa haru.
Berakhirnya masa jabatan AKBP Kodrat Muh. Hartanto, S.I.K. sebagai Kapolres Kepulauan Sula menorehkan duka perpisahan yang mendalam di hati para aktivis mahasiswa.
Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Sanana, menyampaikan rasa kehilangan yang teramat besar atas purnatugas sang Kapolres.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengabdian tulus yang ia curahkan selama dua tahun lebih di Bumi Dad Hia Ted Sua, kini bertransformasi menjadi kerinduan yang mendalam sebelum langkah kakinya benar-benar menjauh dari tanah Sula.
Kehilangan Ruang Dialog dan Sosok Teladan Bagi EK-LMND Sanana, AKBP Kodrat Muh. Hartanto bukan sekadar simbol otoritas hukum yang kaku.
Ia adalah sosok yang berhasil meruntuhkan dinding pemisah antara mahasiswa dan kepolisian, mengubah ketegangan di lapangan menjadi sebuah ruang diskusi yang penuh kekeluargaan.
“Dua tahun lebih beliau berada di tengah-tengah kami, bukan sebagai pemberi perintah, melainkan sebagai seorang ayah yang mendengarkan amarah kami dengan sabar,” ungkap Ketua EK-LMND Sanana Arsan Umasugi dengan mata berkaca-kaca. Sembari mengatakan sangat berat menerima kenyataan bahwa sosok yang selalu menyambut aspirasi kami dengan senyuman hangat ini harus melangkah pergi. Sabtu, (27/6/2026).
Ia pun mengucapkan rasa syukur kepada sang penjaga kedamaian di Bumi Soa Gareha. Katanya, di bawah kepemimpinannya, situasi Kamtibmas di Kepulauan Sula terjaga bukan karena tindakan represif, melainkan karena pendekatan hati ke hati yang konsisten beliau lakukan.
Tak hanya itu, Arsan pun menyebutkan, dedikasi beliau di Negeri Bersejarah ini, yang membuat perpisahan ini terasa begitu menyakitkan bagi elemen pergerakan di Sanana.
Sambil menahan rasa haru yang membuncah, Arsan mengucapkan selamat jalan dan terima kasih yang tak terhingga kepada AKBP Kodrat Muh. Hartanto yang merupakan sosok pemimpin yang tangguh.
“Sula akan selalu mengingat nama dan ketulusanmu, Komandan. Doa terbaik kami menyertai pengabdianmu di tempat yang baru,” tutupnya.
Penulis: dona







