Distribusi Material Bangun KDMP Menjadi Tantangan, Begini kata Dandim 1510/Sula 

- Wartawan

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Dandim 1510/Sula, Letkol Inf. Zulfani.

Dok: Dandim 1510/Sula, Letkol Inf. Zulfani.

SANANA,Lokomalut.com- Proses distribusi material dari Pulau Jawa untuk pembangunan Infrastruktur Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), masih menjadi tantangan utama dalam penyelesaian proyek di wilayah kepulauan, seperti Kabupaten Sula dan Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

Meski material menjadi tantangan, pekerjaan KDMP di Kabupaten Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu terus dikerjakan.

Kepada Lokomalut.com, Kamis, (16/7/2026), Komandan Kodim (Dandim) 1510/Sula, Letkol Inf. Zulfani, menjelaskan pengiriman material konstruksi bangunan ke daerah kepulauan harus dilakukan dalam jumlah besar karena tingginya biaya transportasi dan distribusi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagian Material Pengerjaan konstruksi didatangkan dari Jawa karena tidak tersedia di daerah Kepulauan, hal tersebut berdampak pada management pembangunan harus menghadapi sedikit kendala, khususnya meningkatnya nilai barang yang disebabkan karena akomodasi pengiriman,” ungkapnya.

Dihadapkan dengan sistem operasionalnya KDKMP di Jajaran Kodim 1510/Sula, menurut Zulfani, meskipun nantinya bangunan yang telah selesai dinyatakan 100%, akan tetapi perihal tersebut masih akan melalui beberapa tahapan lanjutan, seperti Verifikasi bangunan, perencanaan distribusi alat kelengkapan Koperasi yang akan dikirim dari Pulau Jawa, ketersediaan listrik dll, dimana hal itu akan dilakukan oleh Tim dari PT. AGRINAS.

“Apabila Setelah tahapan verifikasi tersebut dinyatakan selesai, maka tim dari PT. AGRINAS baru akan melakukan pergeseran material ke seluruh lokasi bangunan Koperasi Merah Putih,” katanya.

Dok: Pembangunan Infrastruktur KDMP.

Di Kabupaten Kepulauan Sula, Lanjut Zulfani, saat ini terdapat delapan titik pembangunan yang tengah dipercepat. Sekitar 90% material pembangunan telah berada di lokasi (on-site), sehingga pekerjaan fisik difokuskan pada percepatan penyelesaian dan managerial pekerja “Sekarang fokus kami mempercepat pekerjaan fisik agar segera selesai,” ujarnya.

Zulfani bilang, lamanya kedatangan material disebabkan proses pengadaan di Pulau Jawa yang harus menunggu ketersediaan barang karena bersaing dengan banyak pemesan lain yang juga mengerjakan KDMP baik Jawa, Sumatera dan Kalimantan, sehingga hal tersebut menjadi salah satu faktor utama keterlambatan pekerjaan Koperasi Merah Putih.

“Sementara itu, progres pembangunan Kopdes Merah Putih 1 Titik di Kabupaten Pulau Taliabu telah mencapai sekitar 80 persen. Material untuk pengerjaan di Taliabu juga dipasok dari Luwuk, Sulawesi Tengah. Dari seluruh titik pembangunan di Pulau Taliabu, hanya tersisa satu lokasi di Desa Nunu yang masih dalam tahap penyelesaian. Secara umum progres sudah mencapai sekitar 80 persen dan tinggal kami kebut ritme pekerjaannya agar seluruh 12 titik dapat selesai 100 persen,” jelasnya.

Orang nomor 1 di Kodim 1510/Sula itu juga menegaskan, bahwa tugas TNI hanya sebatas mendukung pembangunan fisik infrastruktur Koperasi Merah Putih. Sementara, operasional dan pelayanan koperasi nantinya akan langsung dikendalikan oleh PT. AGRINAS melalui tim asistensi yang diturunkan dari kantor Pusat di Jakarta.

“Operasional pelayanan Koperasi Merah Putih nantinya akan didampingi oleh tim asistensi dari Jakarta untuk memastikan seluruh koperasi dapat beroperasi sesuai standar yang telah ditetapkan,” pungkasnya mengakhiri.

 

Penulis: dona

ARTIKEL TERKAIT

Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!
Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi
Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba
Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 
Gelar Konferensi Pers, Polisi Ungkap Peristiwa Pembunuhan Terhadap Warga Desa Kawata
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Memecah Keheningan Halaman Isda Sula
Berita ini 30 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:42 WIT

Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:29 WIT

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:08 WIT

Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:06 WIT

Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:37 WIT

Gelar Konferensi Pers, Polisi Ungkap Peristiwa Pembunuhan Terhadap Warga Desa Kawata

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT