Polemik Kades Wailoba, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sula Dinilai Gagal Paham Regulasi

- Wartawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Praktisi Hukum Aryanto Umakamea, S.H.

Dok: Praktisi Hukum Aryanto Umakamea, S.H.

SANANA,Lokomalut.com- Praktisi Hukum Kabupaten Kepulauan Sula, Aryanto Umakamea, S.H., menilai anggota Komisi I DPRD Masmina Ali Umacina, keliru memahami mekanisme pemberhentian atau penonaktifan Kepala Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah.

Penilaian itu disampaikan menyusul pernyataan Masmina yang mengutip isi percakapan WhatsApp dengan Kepala Inspektorat Kabupaten Sula, Kamarudin Mahdi, dalam polemik pergantian Kepala Desa Wailoba.

Menurut Aryanto, isi percakapan tersebut justru memperlihatkan bahwa Kepala Inspektorat tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan atau mengganti kepala desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, ia menilai pernyataan yang berkembang justru menunjukkan adanya kekeliruan dalam memahami ketentuan perundang-undangan.

“Hasil chatting WhatsApp itu menunjukkan bahwa Kamarudin Mahdi tidak memiliki kewenangan mengganti kepala desa. Sebagai Inspektur, tugasnya melakukan pembinaan, pengawasan, audit, pemeriksaan dan memberikan rekomendasi apabila ditemukan pelanggaran. Kewenangan memberhentikan kepala desa bukan berada di Inspektorat,” katanya. Kamis, (6/8/2026).

Aryanto menjelaskan, mekanisme pemberhentian kepala desa telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, serta Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan PP Nomor 11 Tahun 2021.

Dalam regulasi tersebut, kepala desa dapat diberhentikan sementara atau diberhentikan apabila memenuhi alasan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Namun, keputusan pemberhentian tetap menjadi kewenangan Bupati/Wali Kota, setelah melalui tahapan pemeriksaan, klarifikasi, dan proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, DPRD juga tidak memiliki kewenangan memberhentikan kepala desa secara langsung. Fungsi DPRD hanya melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah serta dapat memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah apabila ditemukan dugaan pelanggaran.

“Komisi I DPRD seharusnya memahami mekanisme ini. DPRD tidak bisa memutuskan pemberhentian kepala desa. Kewenangan itu berada pada Bupati melalui mekanisme yang diatur dalam undang-undang dan peraturan pemerintah,” tegasnya.

Selain mengkritik pemahaman regulasi, pria yang akrab disapa Ari ini juga menyoroti langkah Masmina yang mempublikasikan isi percakapan WhatsApp dengan Kepala Inspektorat. Menurutnya, tindakan tersebut kurang tepat dari sisi etika birokrasi.

“Chatting WhatsApp yang bersifat privat kemudian dijadikan konsumsi publik melalui pemberitaan bukan contoh komunikasi pemerintahan yang baik. Jika ingin meminta penjelasan resmi, seharusnya dilakukan melalui surat atau forum kedinasan, bukan percakapan pribadi yang di umbar,” ujarnya.

Ari berharap, polemik Kepala Desa Wailoba tidak lagi digiring ke ruang opini, melainkan diselesaikan berdasarkan fakta, hasil pemeriksaan, dan mekanisme hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Jadi stop adu domba masyarakat Sula. Sebagai anggota DPRD, harusnya paham regulasi,” tutupnya.

 

Penulis: dona

ARTIKEL TERKAIT

Respon Bencana Kabut Asap, KONI Sula Gandeng Dinkes Bagikan Masker Gratis 
Turnamen Doin Cup XII di Dofa, Resmi Ditutup. Berikut Tim-tim Terbaik
Terkait Polemik Plafon KUR Berubah, Begini Penjelasan Mantri BRI Cabang Sanana
Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 
Direktur CV GG Viktori: Palang SMKN 1 Taliabu Barat Salah Sasaran, Pekerjaan Sudah Rampung
SSB Sula United Tumbangkan Garuda Muda FC dengan Skor 3-0
Persiapan Turnamen KONI Sula Cup Capai 99 Persen, 42 Tim Siap Pertaruhkan Gengsi
Berita ini 152 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:15 WIT

Respon Bencana Kabut Asap, KONI Sula Gandeng Dinkes Bagikan Masker Gratis 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:48 WIT

Turnamen Doin Cup XII di Dofa, Resmi Ditutup. Berikut Tim-tim Terbaik

Senin, 28 September 2026 - 16:43 WIT

Terkait Polemik Plafon KUR Berubah, Begini Penjelasan Mantri BRI Cabang Sanana

Senin, 28 September 2026 - 09:51 WIT

Sabtu, 26 September 2026 - 13:58 WIT

Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 

ARTIKEL TERBARU

Ragam

Senin, 28 Sep 2026 - 09:51 WIT

Dok: Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kepulauan Sula-Pulau Taliabu, Agriati Yulin Mus, menggelar reses masa persidangan ketiga tahun 2025–2026.

Daerah

Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 

Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:58 WIT