Direktorat Jenderal PPDT Undang Bupati Sula Nobar Flim Jejak Sang Timur di Ternate

- Wartawan

Kamis, 1 Agustus 2024 - 15:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANANA,Lintastimur.co.id- Direktorat Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT), mengundang Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus.

Undang itu, untuk Nonton Bareng (Nobar) Flim Jejak Sang Timur di Jatiland XXI Ternate Maluku Utara.

Hal ini, berdasarkan Undangan dari Direktorat Jenderal PPDT dengan nomor 315/PDT.01.02/VII/2024. Yang diterbitkan pada tanggal 30 Juli 2024 kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rangka mendorong pengentasan daerah tertinggal direktorat jenderal percepatan Pembangunan Daerah tertinggal melakukan upaya penguatan literasi budaya berbasis kearifan lokal, salah satunya bentuk penguatan itu melalui penggambaran visual kondisi di Daerah tertinggal sebagai bagian dari peningkatan edukasi, promosi dan perekonomian melalui kunjungan wisata.

“Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengharapkan kehadiran bapak/ibu pada kegiatan yang akan diselenggarakan pada Sabtu tanggal 3 Agustus 2024, sekira 13.30 Wit-Selesai,” kata dalam undangan itu.

Undangan tersebut tandatangani langsung oleh Direktorat Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) Drs. Nugroho Setijo Nagoro, M.Si.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sula Barkah Soamole saat dikonfirmasi Lintastimur.co.id, membenarkan bahwa undangan tersebut ada.

“Iya undangan itu kami dapat langsung dari Direktorat Jenderal PPDT,” ungkapnya.

Barkah mengatakan, karena pembuatan film dimaksud untuk mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).

“Kabupaten Kepulauan Sula sebagai site lokasi atas pertimbangan potensi wisata yang layak menjadi destinasi wisata nasional. Berkembangnya pariwisata ini diharapkan dapat menjadi pengungkit kemajuan Kepulauan Sula,” ujarnya

Ia menjelaskan, Flim ini memiliki makna guna memberikan kesadaran kepada kalangan muda. Ia berharap, flim ini bisa dinonton masyarakat luas, khususnya masyarakat Kepulauan Sula.

“Pesan lain yang ingin disampaikan melalui film ini agar kalangan muda sadar akan masalah sekaligus potensi yang dimiliki, dan diharapkan bersemangat membangun daerahnya melepaskan diri dari ketertinggalan. Oleh karena itu kami berharap film ini bisa ditonton oleh masyarakat luas,” pungkasnya.

 

Penulis: Maradona Duwila 

ARTIKEL TERKAIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM
Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!
Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi
Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba
Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 
Gelar Konferensi Pers, Polisi Ungkap Peristiwa Pembunuhan Terhadap Warga Desa Kawata
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Berita ini 230 kali dibaca
Tag :

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:42 WIT

Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:29 WIT

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:08 WIT

Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:06 WIT

Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT