Kampanye Paslon FAM-SAH di Desa Soamole, ini yang Disampaikan Sekretaris PKB Malut

- Wartawan

Selasa, 1 Oktober 2024 - 16:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANANA,Lokomalut.com- Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsi Mus dan H. M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH) gelar Kampanye Perdana di Desa Soamole Kecamatan Sulabesi Tengah. Selasa, (1/10/2024).

Dalam orasi politiknya, Sekretaris Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku Utara, Abdul Malik Sillia menyampaikan, saat ini banyak isu fitnah yang dimainkan, untuk menjelekkan Pemerintah FAM-SAH pada periode 2020-2024 kemarin.

“Yang sering bilang FAM-SAH tidak bikin apa-apa, Ini isu yang dimainkan oleh orang-orang tertentu untuk membenturkan orang di Desa. Mencari dan berselancar di air keruh,” ungkapnya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, mantan DPRD Provinsi Maluku Utara itu juga mengatakan, bargai macam isu yang kemudian dimainkan, namun FAM-SAH memiliki seribu jawaban.

Sekretaris Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Maluku Utara.

“Ada juga yang bilang, barenti sudah dia naik panggung bicara sabarang. Ingat, ada namanya model komunikasi dan ada gaya komunikasi. Nah, itu yang selama ini ibu bikin, dan terjadi dilapangan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Politisi PKB Maluku Utara itu juga bilang, hanya tiga tahun pemerintahan FAM-SAH sukses membangun Daerah Kepulauan Sula, alias mewujudkan Visi Misi Sula Bahagia.

“Sekarang kalo kamong bilang Ningsi tidak kerja, kong tiap tahun toki terima laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah itu apa,” tandasnya.

Ia juga menyebutkan, jika kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula di anggap bermasalah, maka mereka juga dianggap gagal.

“Kalo ada kesalahan di pemerintah daerah, maka partai Kualisi di sebelah juga salah. Kamong kan didalam anggota DPRD, kenapa kamong seng protes? Nanti mator di pinggir pagar baru satu satu bilabg, dong bkin salah itu,” tuturnya.

Ia menjelaskan, yang disebut Pemerintah Daerah, bukan hanya Bupati dan Wakil Bupati saja, namun juga termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Woe bos, anda juga dalam undang-undang disebutkan, pemerintah daerah itu ada dua, satu kepala Daerah dan yang kedua, dewan perwakilan rakyat daerah,” tutupnya. (Dona)

ARTIKEL TERKAIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM
Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!
Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi
Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba
Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 
Gelar Konferensi Pers, Polisi Ungkap Peristiwa Pembunuhan Terhadap Warga Desa Kawata
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Berita ini 197 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:42 WIT

Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:29 WIT

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:08 WIT

Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:06 WIT

Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT