SANANA,Lokomalut.com- Didepan Istana Daerah DAD HIA TED SUA, berdiri seorang perempuan tangguh yang didampingi seorang pria pemberani untuk menyambut seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula.
Terlihat, lautan manusia mengepung Istana Daerah DAD HIA TED SUA pada malam ramah tamah yang merupakan puncak dari Hari Ulang Tahun Ke-23 Kabupaten Kepulauan Sula.
Seorang perempuan tangguh tersebut merupakan Bupati Kepulauan Sula Hj. Fifian Adeningsi Mus yang di dampingi Wakil Bupati H. M. Saleh Marasabessy atau dikenal sebagai seorang pria pemberani, dengan tulus menyambut baik kedatangan masyarakat dan seluruh tamu undangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula, saya mengucapkan selamat datang serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir pada malam yang berbahagia ini. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami semua,” ucap Bupati Hj. Fifian Adeningsi Mus dalam sambutannya. Minggu, (31/5/2026).
Fifian menyampaikan, malam ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia Kabupaten Kepulauan Sula. Tetapi juga momentum untuk bersyukur, mengenang perjalanan panjang yang telah kita lalui, sekaligus mempererat kebersamaan dalam membangun daerah yang kita cintai.
“Dua puluh tiga tahun yang lalu, Kabupaten Kepulauan Sula lahir dari semangat perjuangan, pengorbanan, dan harapan para pendahulu. Berbagai kemajuan telah kita rasakan hingga hari ini, namun kita juga menyadari bahwa masih banyak tantangan dan harapan masyarakat yang harus terus kita perjuangkan bersama,” tandasnya.
Karena itu, Fifian menjelaskan tema Hari Ulang Tahun Kabupaten Kepulauan Sula ke-23, “Bergerak Bersama Membangun Sula”, menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Kemajuan daerah hanya dapat terwujud melalui kolaborasi, persatuan, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Saya percaya bahwa kekuatan terbesar Kepulauan Sula bukan hanya terletak pada kekayaan alam yang kita miliki, tetapi juga pada semangat persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan yang selama ini menjadi identitas masyarakat Sula,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan semangat nasionalisme untuk membangun Kabupaten Kepulauan Sula.
“Melalui momentum yang berbahagia ini, saya mengajak kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat optimisme, dan bergerak bersama membangun Kepulauan Sula yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya mengakhiri.
Penulis: dona























