Dibulan Suci Ramadhan, Ketua DPC GMNI Halbar: Tetap Jaga Persaudaraan di Bumi Jiko Makolano

- Wartawan

Sabtu, 1 Maret 2025 - 10:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC GMNI Halmahera Barat Marinus Pangulili

JAILOLO,Lokomalut.com- Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia telah menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan 1446 Hijriah. Hasil sidang ini akan menentukan kapan umat Islam di Indonesia memulai ibadah puasa.

Sidang isbat diselenggarakan pada Jumat (28/2/2025) sore kemarin. Dalam keputusan sidang isbat tersebut, akan ditetapkan awal Ramadan 2025 jatuh pada Sabtu (1/3/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2/2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah, sidang isbat menjadi acuan dalam menentukan hari-hari besar Islam dengan menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan).

Dengan demikian, seluruh umat Muslim di dunia, terkhusus yang berada di Halmahera Barat (Halbar) pun telah menjalani ibadah puasa kurang lebih satu bulan lamanya.

Olehnya itu, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Halmahera Barat (DPC GMNI Halbar), mengajak kepada seluruh umat Nasrani di Halmahera Barat, untuk tetap saling menghargai saudara-saudari muslim yang Sementara menjalankan ibadah puasa.

Hal itu, disampaikan Ketua DPC GMNI Halbar Marinus Pangulili yang akrab Marik, saat diwawancarai Lokomalut.com. Sabtu, (01/03/2025). Menurutnya, menghormati sesama dan menghargai perbedaan adalah wujud dari toleransi Yang substansi.

“Ramadhan adalah bulan yang sakral bagi umat Muslim, bulan dimana umat muslim menahan diri dari segala apapun, termasuk dengan menahan haus dan lapar. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh umat Nasrani untuk menghormati itu sebagai bentuk sikap toleransi,” ungkapnya.

Selain itu, Marik juga mengajak kepada umat Nasrani untuk tidak makan dan minum ditempat umum, dan selalu menjaga sikap saling menghargai antar umat beragama.

“Tetap jaga persaudaraan di Bumi Jiko Makolano demi negeri yang aman dan damai,” pungkasnya mengakhiri. (Tim)

ARTIKEL TERKAIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM
Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!
Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi
Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba
Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 
Gelar Konferensi Pers, Polisi Ungkap Peristiwa Pembunuhan Terhadap Warga Desa Kawata
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Berita ini 38 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:42 WIT

Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:29 WIT

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:08 WIT

Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:06 WIT

Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT