JAILOLO,Lokomalut.com- Karang Taruna Soa Romdidi Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, akan menggelar pawai obor untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Minggu (15/02/2026).
Diketahui kurang lebih sebanyak 500 buah obor akan di nyalakan sepanjang jalan, kegiatan tersebut dan melibatkan pemerintah desa (Pemdes) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pelajar serta mahasiswa dan seluruh warga masyarakat Desa Saria.
Gunawan Ade Selaku wakil ketua bidang olahraga, menyampaikan bahwa penggelaran pawai obor ini sebagai bentuk salah satu kegiatan pemuda dalam hari besar keislaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kali ini kami sebagai pemuda ambil peran untuk menyambut bulan suci ramadhan 1447 H/2026 M, dengan menggelar pawai obor yang melibatkan seluruh masyarakat di Desa Saria,” ujarnya.
Sementara Ketua Karang Taruna Soa Romdidi Desa Saria, Riski Samsudin menambahkan, bahwa Seluruh Pemdes, BPD dan Pemuda Pemudi serta pelajar dan mahasiswa akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
”Untuk Obornya kurang lebih sebanyak 500 buah yang kami targetkan dan akan dinyalakan sepanjang jalan, untuk rutenya dari gunung kemudian turun dan mengelilingi desa saria,” ujarnya.
Diaz sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa, antusias dan semangat anak mudah di Desa Saria yang begitu tinggi, mereka mampu menggelar sejumlah kegiatan termasuk Bakti Sosial (Baksos) di Masjid Nurul Hidayah dan kegiatan lainnya termasuk Pawai Obor.
”Kegiatan seperti ini (pawai Obor) selama ini belum pernah dilakukan saat datangnya bulan suci ramadhan, Alhamdulillah ini kali pertama kita lakukan karena karang taruna Soa Romdidi Desa Saria baru berjalan selama 4 bulan, semoga kedepan kegiatan keislaman kita pemuda pemudi desa saria dapat ambil peran,” harapnya.
Terpisah, Kepala Desa (Kades) Saria, Atman Hasan mengapresiasi terhadap karang taruna desa saria yang telah menggagas kegiatan tersebut.
”Kami atas nama pemerintah Desa saria dengan ini memberikan apresiasi yang begitu besar kepada teman teman karang taruna Desa saria dalam menjaga norma norma kebudayaan Islam terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” tuturnya.
Lanjut Atman, Kegiatan Pawai obor menyambut bulan suci Ramadhan ini, merupakan langkah positif pemuda desa saria.
“Semoga kegiatan positif ini selalu dilakukan generasi muda ini agar selalu menjaga keragaman dalam nilai nilai keislaman bagi masyarakat,” tutupnya. (Khy).















