Keluarga Tak Percaya Dengan Insiden Dugaan Bunuh Diri di Desa Buya

- Wartawan

Selasa, 18 Juni 2024 - 14:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANANA,Lokomalut.com- Sadis, Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) inisial WP di desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kepulauan Sula, diduga bunuh diri.

Kepada Lokomalut.com Kapolres Kepulauan Sula, AKBP. Kodrat Muh Hartanto membenarkan insiden tersebut. Selasa, (18/6/2024).

“Senin 17 Juni 2024, telah diterima laporan kejadian dugaan bunuh diri oleh Ka Paspol Buya pada pukul: 16.30 WIT. TKP di Dusun 3 Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan. Alm inisial WP umur 24 tahun, Ibu Rumah Tangga. Saat ini laporan tersebut tengah ditangani Sat Reskrim Polres Kep Sula,” ungkapnya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara suami korban, SS kepada awak media menceritakan, peristiwa naas itu terjadi di dalam kamar keluarga mereka. Anehnya, suami korban pun tidak tahu hingga korban menghembuskan nafas terakhir.

“Saya tinggal serumah dengan istri saya, bermula saat saya pulang ke rumah dan langsung menuju kamar tidur kami. Di kamar sudah ada istri saya, saya ingin beristirahat di kamar sempat diminta istri saya (korban) untuk ke rumah orang tua saya saja untuk tidur di sana, tapi saya tidak mau, dan tetap tidur di situ. Pas saya bangun, istri saya sudah dalam keadaan tergantung di tali di kamar tempat kami tidur,” kata SS.

Terpisah, salah satu keluarga yang merupakan kakak kandung korban, Linda Papalia nampaknya menolak kronologi kejadian sebagaimana yang disampaikan suami korban (SS).

Sebab, Kata Linda pada saat keluarga melakukan pemeriksaan, terdapat luka memar di bagian leher, dada, dan rusuk yang diduga terkena benda tumpul.

“Kami tak terima kalau saudara kami ini dibilang bunuh diri, sementara ada luka di bagian leher hingga kepala serta luka di bagian dada dan memar di bagian rusuk sebelah kiri,” ucapnya.

Usainya, Lanjut Linda ia memutuskan untuk membawa korban (WP) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, sekaligus melaporkan insiden tersebut di Polres Kepulauan Sula.

“Jadi, kami membawanya ke RSUD Sanana serta melaporkan perkara ini ke Polres Sula untuk diselidiki jangan sampai kecurigaan kami soal ada indikasi dugaan pembunuhan ini benar adanya,” Pungkasnya.

Diketahui, jenazah korban saat ini sudah di autopsi di RSUD Sanana. Suami korban juga ikut mengantarkan jenazah dan sudah dimintai keterangan oleh Polres Kepulauan Sula.

Sekedar informasi, saat kejadian itu, SS alias suami diduga telah menkonsumsi minum keras.

 

Penulis: Maradona Duwila

ARTIKEL TERKAIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM
Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!
Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi
Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba
Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 
Gelar Konferensi Pers, Polisi Ungkap Peristiwa Pembunuhan Terhadap Warga Desa Kawata
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Berita ini 125 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:42 WIT

Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:29 WIT

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:08 WIT

Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:06 WIT

Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT