Gerak Cepat Tangani Banjir di Desa Bega, Kalak BPBD Sula: Kami Target Rampung Dalam Pekan ini

- Wartawan

Jumat, 10 Oktober 2025 - 08:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Warga Desa Bega dan Manaf, Kecamatan Sulabesi Tengah, Gotong Royong Kerja Tanggul Penangkal Banjir.

Foto: Warga Desa Bega dan Manaf, Kecamatan Sulabesi Tengah, Gotong Royong Kerja Tanggul Penangkal Banjir.

SANANA,Lokomalut.com- Tim Reaksi Cepat (TRC), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula, membangun tanggul penahan Air di Desa Bega, Kecamatan Sulabesi Tengah.

Hal ini sebagai respon cepat Pemerintah Daerah (Pemda) Sula,dalam menagani bencana banjir yang melanda Desa tersebut pada 07 Oktober 2025 kemarin.

Pekerjaan tanggul penahan Air oleh BPBD Sula, mendapat respon baik masyarakat setempat. terlihat mulai Ibu-ibu hingga Pelajar SMK Bega turut membantu BPBD dalam membangun tanggul tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya masyarakat Desa Bega, Masyarakat Desa Manaf juga turut aktif membantu BPBD membangun tanggul Desa Bega.

Plt. Kalak BPBD Sula H. Syamsudin Ode Maniwi, menuturkan meski di berhadapkan dengan Efesiensi anggaran namun karena kebutuhan masyarakat pihaknya harus memutar otak membangun tanggul penahan air sepanjang 30 meter yang jebol dilanda banjir.

“Saat banjir pada 7 Oktober 2025 lalu tidak hanya jembatan yang rusak namun terjadi longsor dan mengakibatkan tanggul penahan air jebol. jadi kami bangun kembali karena tanggul itu juga sebagai pelindung Mesjid Bega yang saat ini ternacam akibat longsor,” jelasnya.

Syamsudin menyebutkan, Pekerjaan tanggul penahan Air itu ditargetkan rampung satu minggu kedepan.

“Saat ini matrial sudah di lokasi, pekerjaanpun sudah mulai, kami targetkan rampung dalam pekan ini,” tandasnya.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Darwin Fatmona, kepada wartawan menyampaikan, selain jembatan darurat warga juga membantu BPBD membangun Talut penahan air.

“Intinya saya bersama warga saya pada dasarnya membantu Pemda Sula, dan Alhamdulillah respon masyarakat Desa Bega cukup baik, mulai dari awal banjir yang merobohkan jembatan waibega hingga hari ini pekerjaan tanggul penahan Air,” pungkasnya (red).

ARTIKEL TERKAIT

Terima Bantuan Mesin Tempel, Kades Bajo Ucapkan Terimakasih kepada Gubernur Malut
Polemik Kades Wailoba, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sula Dinilai Gagal Paham Regulasi
Sindir Telak Masmina Ali, PMII Sula: Dewan Itu Pengawal Aturan, Bukan Penabrak Hukum!
Namanya Diseret, Armin Soamole: Itu Ekspresi Kerinduan Masmina Ali
Satu Unit Rumah di Desa Kabau Pantai Terbakar, Warga Berhasil Padamkan Api
Masmina Ali Rindu Ketemu Armin Soamole
Konflik Kecil, Isu Besar Terlupakan
PCNU Sula Gelar Kegiatan Media Gethering dan Konsolidasi Jam’iyyah, ini yang Dibahas
Berita ini 40 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:24 WIT

Terima Bantuan Mesin Tempel, Kades Bajo Ucapkan Terimakasih kepada Gubernur Malut

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:45 WIT

Polemik Kades Wailoba, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sula Dinilai Gagal Paham Regulasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 03:50 WIT

Sindir Telak Masmina Ali, PMII Sula: Dewan Itu Pengawal Aturan, Bukan Penabrak Hukum!

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:57 WIT

Namanya Diseret, Armin Soamole: Itu Ekspresi Kerinduan Masmina Ali

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:08 WIT

Satu Unit Rumah di Desa Kabau Pantai Terbakar, Warga Berhasil Padamkan Api

ARTIKEL TERBARU