Diduga Tolak Pasien Saat Ingin Berobat, Begini Tanggapan Kapus Sanana

- Wartawan

Senin, 20 Oktober 2025 - 13:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Puskesmas Sanana Hidayat Duwila, Amd.Kep

Foto: Kepala Puskesmas Sanana Hidayat Duwila, Amd.Kep

SANANA,Lokomalut.com- Diduga oknum pegawai Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sanana, Kepulauan Sula, menolak pasien saat ingin berobat.

Hal ini berdasarkan postingan Facebook yang beredar di Grup DAD HIA TED SUA dengan nama akun Nuning Zafran. Senin, (20/10/2025).

Dalam postingannya, Nuning Zafran merasa tidak mendapatkan keadilan kesehatan yang layak. Pasalnya, saat ia mengantar anaknya berobat di Puskesmas Sanana pada pukul 10.00. WIT pagi tadi, dirinya mengaku di tolak oleh salah satu pegawai termasuk kepala Puskesmas Hidayat Duwila.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Baru terjadi saya pergi berobat puskesmas Sanana di tolak oleh pegawai puskesmas. Karena, dengan alasan banyak pasien sedangkan anak saya sakit, masa orang sakit di suru pulang dan kepala puskesmas menyatakan bahwa silakan lapor ke ibu bupati saya akan siap!. Apakah saya yang salah sebagai seorang masyarakat biasa yang memerlukan pelayanan kesehatan dan saya sebagai peserta BPJS yang tiap bulan di potong Dan saya datang berobat pun baru jam 10,” ucapnya dalam postingan tersebut.

Sementara, Kepala Puskesmas Sanana Hidayat Duwila saat di konfirmasi melalui Via WhatsApp menyatakan, bahwa peristiwa tolak pasien saat melakukan pengobatan di Puskesmas Sanana pagi tadi.

“Jadi kalo yang datang sudah lebih dari 40 orang, misalnya 41 atau 42 orang, itu Katong (Kami) seng (tidak) terima. Sebenarnya bisa 70 sampai 80 orang pasien, tapi karena dokter cuma satu, makanya dokter batasi 40 orang saja,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, bahwa di Puskesmas Sanana ada dua orang dokter yang siap melayani pasien.

“Di Puskesmas Sanana Dokter ada dua, tapi yang satunya ada ikut kegiatan PKG di SMA Negeri 1 tadi, dan yang satu stan baik di Puskesmas tadi untuk tangani pasien,” katanya.

Hidayat bilang, penolakan yang dilakukan oleh pegawai Puskesmas Sanana terhadap pasien tadi merupakan perintah, sehingga pihaknya harus batasi pasien.

“Jadi untuk batasi pasien ini, bukan baru kali ini, tapi sudah terjadi semenjak diterapkan PKG ini. Tapi kalaupun ada pasien yang darurat, kami tetap layani,” pungkasnya. (red)

ARTIKEL TERKAIT

Respon Bencana Kabut Asap, KONI Sula Gandeng Dinkes Bagikan Masker Gratis 
Turnamen Doin Cup XII di Dofa, Resmi Ditutup. Berikut Tim-tim Terbaik
Terkait Polemik Plafon KUR Berubah, Begini Penjelasan Mantri BRI Cabang Sanana
Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 
Direktur CV GG Viktori: Palang SMKN 1 Taliabu Barat Salah Sasaran, Pekerjaan Sudah Rampung
SSB Sula United Tumbangkan Garuda Muda FC dengan Skor 3-0
Persiapan Turnamen KONI Sula Cup Capai 99 Persen, 42 Tim Siap Pertaruhkan Gengsi
Inisiator Pemekaran Dusun Fangahu Ini Siap Wakafkan Diri untuk Desa Bobong
Berita ini 1,868 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:15 WIT

Respon Bencana Kabut Asap, KONI Sula Gandeng Dinkes Bagikan Masker Gratis 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:48 WIT

Turnamen Doin Cup XII di Dofa, Resmi Ditutup. Berikut Tim-tim Terbaik

Senin, 28 September 2026 - 16:43 WIT

Terkait Polemik Plafon KUR Berubah, Begini Penjelasan Mantri BRI Cabang Sanana

Sabtu, 26 September 2026 - 13:58 WIT

Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 

Kamis, 24 September 2026 - 12:27 WIT

SSB Sula United Tumbangkan Garuda Muda FC dengan Skor 3-0

ARTIKEL TERBARU

Ragam

Senin, 28 Sep 2026 - 09:51 WIT

Dok: Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kepulauan Sula-Pulau Taliabu, Agriati Yulin Mus, menggelar reses masa persidangan ketiga tahun 2025–2026.

Daerah

Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 

Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:58 WIT