FTBI Sula Resmi Ditutup, H. Zaidun: Bahasa Sula adalah Jati Diri Kita

- Wartawan

Senin, 20 Oktober 2025 - 07:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sambutan Asisten II Setda Kepulauan Sula H. Zaidun di Istana Daerah DAD HIA TED SUA.

Foto: Sambutan Asisten II Setda Kepulauan Sula H. Zaidun di Istana Daerah DAD HIA TED SUA.

SANANA,Lokomalut.com- Kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Kepulauan Sula yang di selenggarakan pada Sabtu 18 Oktober kemarin, resmi ditutup. Senin, (20/10/2025).

Dalam Sambutannya, Asisten III Setda Kepulauan Sula H. Zaidun, menyampaikan, FTBI bukan sekadar perlombaan. Kegiatan ini adalah gerakan kebudayaan yang bertujuan menumbuhkan kembali kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah sebagai jati diri, marwah, dan identitas masyarakat Kepulauan Sula.

“Di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi, bahasa ibu menghadapi ancaman kepunahan. Jika kita tidak menjaga dan menuturkannya, maka hilanglah sebagian dari jati diri kita sebagai orang Sula,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh sebab itu, Tambah Zaidun, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian bahasa daerah melalui program pendidikan, penguatan budaya, serta festival seperti ini.

“Melalui generasi muda para tunas bahasa ibu, kita menanamkan rasa bangga, rasa memiliki, sekaligus tanggung jawab untuk menjaga bahasa sebagai warisan leluhur,” ungkapnya.

Katanya, pihaknya telah menyaksikan penampilan para peserta dalam berbagai kategori seperti membaca puisi, mendongeng, tembang tradisi, berpidato dalam bahasa daerah, menulis aksara daerah, hingga sastra lisan.

“Semua ini menunjukkan bahwa anak-anak Kepulauan Sula memiliki potensi luar biasa dan siap menjadi pelopor pelestarian budaya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zaidun mengucapkan selamat dan teruslah berlatih agar dapat mewakili Kepulauan Sula, pada tingkat provinsi maupun nasional. Kepada yang belum menang, jangan berkecil hati.

‘Saya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, dewan juri, guru pendamping, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini. Semoga kerja keras dan pengabdian kita semua menjadi amal jariyah demi kelestarian budaya bangsa,” ucapnya.

Sebagai penutup, Ia menyampaikan satu pesan penting, bahwaBahasa Ibu adalah pelita peradaban. Menurutnya, selagi generasi Sula terus menuturkannya, selama itu pula budaya kita hidup dan masa depan kita terjaga.

“Mari kita jadikan Festival Tunas Bahasa Ibu ini bukan sebagai akhir dari sebuah kegiatan, tetapi awal dari gerakan bersama untuk terus mencintai, mengajarkan, dan menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (red)

ARTIKEL TERKAIT

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura
Gaji BPD Setahun Tak Dibayar, Pj Kades Leko Kadai Bungkam Saat dikonfirmasi
Distribusi Material Bangun KDMP Menjadi Tantangan, Begini kata Dandim 1510/Sula 
Siap Ikut Jamnas, Ketua Kwarcab Ucapkan Terimakasih kepada Bupati Sula
Kebutuhan Mitan Jelang Maulid, Ada Kabar Gembira dari Manajer PT. Sanana Lestari
Isak Tangis yang Pecah Disudut Bandara Emalamo Saat Menyambut AKBP Handres 
Bupati Kepulauan Sula Resmi Lepas Kontingen POPDA XII
Besok, Pelantikan HMI Sanana Jadi Simbol Harapan Baru Bagi Kepulauan Sula
Berita ini 56 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:50 WIT

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:12 WIT

Gaji BPD Setahun Tak Dibayar, Pj Kades Leko Kadai Bungkam Saat dikonfirmasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:59 WIT

Distribusi Material Bangun KDMP Menjadi Tantangan, Begini kata Dandim 1510/Sula 

Senin, 13 Juli 2026 - 20:31 WIT

Siap Ikut Jamnas, Ketua Kwarcab Ucapkan Terimakasih kepada Bupati Sula

Senin, 13 Juli 2026 - 03:42 WIT

Kebutuhan Mitan Jelang Maulid, Ada Kabar Gembira dari Manajer PT. Sanana Lestari

ARTIKEL TERBARU

Dok: Sekretaris Partai HANURA Kepulauan Sula, Rahmat Soamole.

Daerah

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:50 WIT