DBD Menjadi Ancaman Bagi Warga, Dinkes Sula Tancap Gas Lakukan Penanganan 

- Wartawan

Senin, 27 April 2026 - 05:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Pose Bersama Usai Sosialisasi DBD di Kantor Desa Fatce.

Dok: Pose Bersama Usai Sosialisasi DBD di Kantor Desa Fatce.

SANANA,Lokomalut.com- Belakangan ini, Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi ancaman serius bagi warga masyarakat Desa Fatce, Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula.

Namun, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula langsung tancap gas untuk melakukan penyelidikan dan pencegahan serta penanganan terkait DBD tersebut.

“Untuk langkah penanganan DBD kita upaya pencegahan dan pengendalian. Langkah awal yang kita lakukan salah satunya sosialisasi maupun edukasi,” ungkap Kabid P2 Dinkes Sula Ratna, saat di wawancarai awak media. Senin, (27/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Ratna bilang, Dinkes juga membagikan larvasida atau bubuk pembunuh jentik nyamuk alias Abate, khususnya Aedes aegypti penyebab demam berdarah (DBD).

“Kami juga sudah pembagian Abate di Rumah-rumah warga terutama di RT 5 dan RT 7, yang sudah dilakukan penyelidikan Epidemiologi. Disini ada beberapa rumah warga yang menjadi tempat perindukan jentik nyamuk DBD tadi,” ujarnya.

Selain itu, Ratna menjelaskan bahwa, gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang komprehensif untuk mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan cara Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang/Mengubur, ditambah perlindungan ekstra (Plus).

“Langkah berikut, kami juga melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Ini akan kami lakukan bersama-sama dengan warga desa Fatce dengan program 3M plus, yaitu Menguras, Membersihkan dan Mengubur,” bebernya.

Katanya, jika masih terjadi lagi kasus yang sama, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak provinsi Maluku Utara, untuk melakukan fogging. Namun, fogging tersebut tidak semata-mata kami lakukan, karena mempunyai efek beracun. Ia menegaskan, Fogging merupakan langkah terakhir bukan alternatif.

“Mungkin ada himbauan kepada masyarakat kepulauan sula pada umumnya, untuk lebih meningkatkan lagi kebersihan baik itu kebersihan di dalam rumah, maupun kebersihan di lingkungan. Dan jika ada yang sakit jangan berdiam diri di rumah segera langsung ke pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Terpisah, Pj. Kepala Desa Fatce Andhika Joisangadji berharap ancaman DBD ini menjadi perhatian serius dari Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah serta kesadaran masyarakat.

“Saya harap ini menjadi langkah awal untuk mencegah kesehatan kita di desa dan menjadi perhatian serius dari kita pemerintah Desa maupun dari pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan. Terpenting walaupun kita telah melakukan berbagai upaya, saya juga mengharapkan kesadaran dari masyarakat dalam hal ini menjaga kebersihan,” tutupnya.

 

Penulis: Dona

ARTIKEL TERKAIT

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura
Gaji BPD Setahun Tak Dibayar, Pj Kades Leko Kadai Bungkam Saat dikonfirmasi
Distribusi Material Bangun KDMP Menjadi Tantangan, Begini kata Dandim 1510/Sula 
Siap Ikut Jamnas, Ketua Kwarcab Ucapkan Terimakasih kepada Bupati Sula
Kebutuhan Mitan Jelang Maulid, Ada Kabar Gembira dari Manajer PT. Sanana Lestari
Isak Tangis yang Pecah Disudut Bandara Emalamo Saat Menyambut AKBP Handres 
Bupati Kepulauan Sula Resmi Lepas Kontingen POPDA XII
Besok, Pelantikan HMI Sanana Jadi Simbol Harapan Baru Bagi Kepulauan Sula
Berita ini 61 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:50 WIT

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:12 WIT

Gaji BPD Setahun Tak Dibayar, Pj Kades Leko Kadai Bungkam Saat dikonfirmasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:59 WIT

Distribusi Material Bangun KDMP Menjadi Tantangan, Begini kata Dandim 1510/Sula 

Senin, 13 Juli 2026 - 20:31 WIT

Siap Ikut Jamnas, Ketua Kwarcab Ucapkan Terimakasih kepada Bupati Sula

Senin, 13 Juli 2026 - 03:42 WIT

Kebutuhan Mitan Jelang Maulid, Ada Kabar Gembira dari Manajer PT. Sanana Lestari

ARTIKEL TERBARU

Dok: Sekretaris Partai HANURA Kepulauan Sula, Rahmat Soamole.

Daerah

Mardin Laode Toke Resmi di Pecat dari Hanura

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:50 WIT