Armin Soamole: Jangan Libatkan Mutasi Tenaga Medis RSUD Sanana dengan Klien Kami, Camkan

- Wartawan

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Kuasa Hukum Armin Soamole, SH.

Dok: Kuasa Hukum Armin Soamole, SH.

SANANA,Lokomalut.com- Kuasa Hukum Plt. Kepala Inspektorat Kepulauan Sula, Kamarudin Mahdi, Armin Soamole, mengecam tudingan mutasi Tenaga Medis RSUD Sanana Riskawati Gailea adalah tindakan kliennya.

Menurut Armin, tuduhan yang disampaikan pihak tertentu tersebut tidak berdasar dan cenderung menggiring opini publik tanpa didukung bukti konkret.

“Kami menegaskan bahwa mutasi ASN merupakan kewenangan internal pemerintah daerah berdasarkan kebutuhan organisasi dan pelayanan publik, bukan karena faktor pribadi ataupun pemberitaan media,” tegas Armin Soamole kepada wartawan. Selasa (12/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Armin bilang, jika mengaitkan mutasi seorang ASN dengan pemberitaan dugaan korupsi, merupakan asumsi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum maupun fakta objektif.

“Jangan semua kebijakan administratif kemudian dipelintir seolah-olah ada unsur balas dendam atau intervensi tertentu. Itu tuduhan serius dan harus dibuktikan,” tegasnya.

Armin juga menegaskan bahwa, hingga saat ini belum ada putusan pengadilan maupun penetapan hukum yang menyatakan Kamarudin Mahdi terlibat dalam tindak pidana korupsi BMHP sebagaimana yang ramai diberitakan.

Karena itu, menurut dia, semua pihak seharusnya tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan tidak membangun opini yang dapat mencemarkan nama baik seseorang.

“Klien kami menghormati seluruh proses hukum yang berjalan. Namun perlu dipahami, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlindungan hukum dan tidak boleh dihakimi melalui opini publik,” ujarnya.

Terkait tudingan adanya intervensi Bupati Kepulauan Sula dalam mutasi tersebut, Armin menilai pernyataan itu terlalu prematur dan sarat muatan politis.

“Kami melihat ada upaya membangun narasi liar yang mengarah pada pembunuhan karakter terhadap klien kami maupun pihak-pihak tertentu di pemerintahan daerah,” katanya.

Armin menambahkan, apabila ada pihak yang merasa keberatan terhadap kebijakan mutasi ASN, maka mekanisme penyelesaiannya telah diatur dalam ketentuan administrasi pemerintahan dan kepegawaian, bukan dengan menggiring opini melalui media.

“Kami meminta semua pihak menahan diri dan tidak menyebarkan tuduhan tanpa dasar yang jelas. Jika ada dugaan pelanggaran hukum, silakan tempuh jalur hukum yang benar,” pungkasnya.

 

Penulis: dona

ARTIKEL TERKAIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM
Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!
Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi
Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba
Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 
Gelar Konferensi Pers, Polisi Ungkap Peristiwa Pembunuhan Terhadap Warga Desa Kawata
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Berita ini 268 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:42 WIT

Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:29 WIT

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:08 WIT

Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:06 WIT

Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT