Janji Reses, Dr. Graal Taliawo “BAFOYA” Masyarakat Sula

- Wartawan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Ilustrasi Reses Anggota DPD RI.

Dok: Ilustrasi Reses Anggota DPD RI.

SANANA,Lokomalut.com- Masyarakat Desa Kou, Kecamatan Mangoli Timur, Kepulauan Sula, mengeluhkan ketidakhadiran Anggota DPD RI Dr. Graal Taliawo terkait reses yang dijanjikan selama dua hari berturut-turut.

Meski telah menyiapkan hidangan makan dan berbagai kebutuhan untuk menyambut kedatangan anggota legislatif tersebut, Dr. Graal tidak hadir di lokasi.

Salah satu Warga Desa Kou yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa masyarakat telah mempersiapkan segala sesuatu menyambut kehadiran Dr. Graal, termasuk makanan dan tempat pertemuan. Namun, hingga hari kedua, anggota DPD tersebut tidak pernah tiba di desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah menyiapkan semua, tapi tidak ada tanda-tanda kehadiran beliau. Kami merasa kecewa karena janji reses yang dijanjikan tidak terpenuhi,” ujarnya

Tak hanya itu, ia bilang, kehadiran anggota DPD diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Namun, ketidakhadiran Dr. Graal menimbulkan kekecewaan dan kebingungan bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa kehadiran anggota legislatif dalam agenda reses adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab mereka untuk mewakili suara rakyat.

“Kami berharap beliau bisa hadir dan memberikan solusi untuk kebutuhan masyarakat, padahal beliau Bafoya sampe Roh mai bafoya,” ucapnya dengan nada kesal.

Anehnya, lanjut dia, Dr. Graal beralasan tidak bisa reses, akibat ombak. Setelah diminta untuk melintasi jalur darat, Dr. Graal sebut tak bisa naik Mobil Pick’up.

“Dia beralasan ombak, padahal laut sangat tenang dan tidak ada tanda-tanda ombak. Kami tawarkan untuk gunakan mobil, dia bilang tidak bisa naik mobil Pick’up, padahal kami sudah masak makan sangat banyak. Dan janji itu berlangsung selama 2 hari. Tapi kasiang, antua tidak jadi datang. Bafoya sampe,” pungkasnya.

Diketahui, Dr. Graal menjanjikan warga Desa Kou selama 2 hari, yakni pada Rabu hingga Kamis 21 Mei 2026.

Hingga berita ini ditayangkan, pewarta masih menunggu balasan konfirmasi dari Staf DPD RI Dr. Graal Taliawo, Sundi Robert Wayangkau

 

Penulis: dona

ARTIKEL TERKAIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM
Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!
Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi
Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba
Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 
Gelar Konferensi Pers, Polisi Ungkap Peristiwa Pembunuhan Terhadap Warga Desa Kawata
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Berita ini 163 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:42 WIT

Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:29 WIT

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:08 WIT

Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:06 WIT

Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT