SANANA,Lokomalut.com- Dibawah langit sore yang perlahan meredup, ketukan sepatu laras Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) memecah keheningan halaman Istana Daerah (Isda) Kepulauan Sula, Maluku Utara, Senin (17/8/2026).
Wakil Bupati Kepulauan Sula, H. M. Saleh Marasabessy, berdiri tegap sebagai Inspektur Upacara (Irup), memimpin jalannya upacara penurunan bendera HUT RI ke-81 yang berlangsung penuh haru dan air mata.
Suasana khidmat seketika berubah menjadi emosional saat Sang Merah Putih perlahan mulai diturunkan. Di tengah barisan, tampak beberapa anggota Paskibraka tak mampu membendung air mata mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tetesan air mata itu bukan karena lelah, melainkan wujud rasa haru dan bangga yang membuncah setelah berbulan-bulan menempa fisik dan mental demi hari penyerahan terakhir ini.
Seluruh undangan yang hadir, mulai dari unsur Forkopimda hingga masyarakat umum, larut dalam kesunyian yang menyayat hati. Momen ketika kain merah putih dilipat dan dipeluk erat oleh pembawa baki menjadi puncak emosional, menandai berakhirnya tugas suci mereka di hari kemerdekaan ini.
Saat bendera resmi disimpan kembali, upacara ditutup dengan isak tangis bahagia dan pelukan hangat antarpelatih, orang tua, dan peserta upacara yang enggan berpisah dengan momen bersejarah tersebut.
Penulis: dona













