Hasby Yusuf Minta Gubernur Serly Djoanda Agar Menghormati Aspirasi Masyarakat 

- Wartawan

Rabu, 6 Agustus 2025 - 13:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANANA,Lokomalut.com- Anggota DPD RI Hasby Yusuf, meminta kepada Gubernur Maluku Utara Serly Djoanda untuk menghormati aspirasi masyarakat terkait Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB).

Hal ini disampaikan langsung oleh Anggota DPD RI Hasby Yusuf dalam kegiatan reses di Waibak Coffee Desa Mangega Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula. Selasa, (5/8/2025).

“Saya mendapat aspirasi atau keinginan dari masyarakat untuk pemekaran daerah. Saya sebagai senatur, tentu saya menghormati itu atau respect semua pendapat, termasuk DOB Pulau Mangoli,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasby menegaskan untuk tidak mendiskriminatif aspirasi masyarakat yang menginginkan pemekaran DOB di seluruh Provinsi Maluku.

“Kepada Gubernur saya ingatkan untuk tidak mendiskriminatif. Kalau dia ingin percepatan pembangunan lewat pemekaran daerah, mestinya dia menghormati itu semua terkait pandangan dan usulan dari kabupaten/kota untuk pemekaran termasuk Pulau Mangoli,” tandasnya.

Menurutnya, terkait DOB tersebut Serly Djoanda hanya fokus pada Pemekaran Kota Sofifi, yang jelas-jelas tanpa melalui Paripurna DPRD Kota Tidore Kepulauan.

“Jangan hanya satu kota tertentu yang dilihat. Kalau misalnya Gubernur berpihak tentunya ini salah. Padahal pada Rana ini pemekaran itu masih pada wilayah kabupaten/kota karena pemekaran itu lewat dari Paripurna DPRD dan usulan Bupati/walikota bukan gubernur,” imbuhnya.

Ia juga memberikan peringatan keras kepada Gubernur Maluku Utara, untuk tidak mengabaikan permintaan masyarakat terkait DOB, salah satunya DOB Kabupaten Pulau Mangoli.

“Karena itu makanya saya mengatakan bahwa Gubernur harus diam saja. Maksudnya Gubernur diam itu dalam artian dia menunggu aja aspirasi dari kabupaten/kota dan tidak berpihak pada satu kabupaten saja atau satu kota saja. Dan itu teguran saya kepada gubernur Maluku Utara untuk menghormati hak dan aspirasi masyarakat,” tutupnya. (red)

 

ARTIKEL TERKAIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM
Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!
Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi
Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba
Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 
Gelar Konferensi Pers, Polisi Ungkap Peristiwa Pembunuhan Terhadap Warga Desa Kawata
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Berita ini 90 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:42 WIT

Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:29 WIT

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:08 WIT

Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:06 WIT

Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT