Trgedi Pilu Taufik Kailul Dibalik Jeruji Besi 

- Wartawan

Kamis, 20 November 2025 - 09:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Usman Buamona S.Pd,.M.Sos

Foto: Usman Buamona S.Pd,.M.Sos

Oleh: Usman Buamona S.Pd,.M.Sos

OPINI- Kabar meninggalnya Taufik Kailul di balik jeruji besi sungguh mengguncang hati nurani saya.

Betapa pilu rasanya mengetahui bahwa seseorang harus kehilangan nyawa bukan semata-mata karena hukum yang dijalankan, melainkan akibat kurangnya empati dan kemanusiaan dalam proses penegakan hukum itu sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya membayangkan bagaimana perasaan keluarga Taufik yang telah berusaha keras mengajukan permohonan agar ia bisa mendapatkan perawatan medis yang layak.

Namun, harapan mereka pupus ketika surat permohonan tersebut tidak mendapat persetujuan dari jaksa.

Di saat-saat genting, ketika nyawa seseorang dipertaruhkan, keputusan untuk menunda atau bahkan menolak akses terhadap pengobatan seolah menjadi vonis tambahan yang tak tertulis.

Bukankah setiap manusia berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan penuh rasa kemanusiaan, terlepas dari status hukumnya?

Rasa sedih ini semakin mendalam ketika menyadari bahwa sistem yang seharusnya melindungi justru abai terhadap hak-hak dasar seorang tahanan.

Taufik bukan hanya kehilangan kebebasan, tetapi juga kesempatan untuk bertahan hidup.

Tragedi ini seharusnya menjadi refleksi bagi kita semua, terutama para penegak hukum, agar lebih mengedepankan hati nurani dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas.

Jangan sampai ada lagi korban-korban lain yang harus meregang nyawa karena kelalaian dan kurangnya kepedulian.

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga, agar keadilan benar-benar hadir untuk semua, tanpa terkecuali.

ARTIKEL TERKAIT

Respon Bencana Kabut Asap, KONI Sula Gandeng Dinkes Bagikan Masker Gratis 
Turnamen Doin Cup XII di Dofa, Resmi Ditutup. Berikut Tim-tim Terbaik
Terkait Polemik Plafon KUR Berubah, Begini Penjelasan Mantri BRI Cabang Sanana
Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 
Direktur CV GG Viktori: Palang SMKN 1 Taliabu Barat Salah Sasaran, Pekerjaan Sudah Rampung
SSB Sula United Tumbangkan Garuda Muda FC dengan Skor 3-0
Persiapan Turnamen KONI Sula Cup Capai 99 Persen, 42 Tim Siap Pertaruhkan Gengsi
Inisiator Pemekaran Dusun Fangahu Ini Siap Wakafkan Diri untuk Desa Bobong
Berita ini 223 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:15 WIT

Respon Bencana Kabut Asap, KONI Sula Gandeng Dinkes Bagikan Masker Gratis 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:48 WIT

Turnamen Doin Cup XII di Dofa, Resmi Ditutup. Berikut Tim-tim Terbaik

Senin, 28 September 2026 - 16:43 WIT

Terkait Polemik Plafon KUR Berubah, Begini Penjelasan Mantri BRI Cabang Sanana

Sabtu, 26 September 2026 - 13:58 WIT

Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 

Kamis, 24 September 2026 - 12:27 WIT

SSB Sula United Tumbangkan Garuda Muda FC dengan Skor 3-0

ARTIKEL TERBARU

Ragam

Senin, 28 Sep 2026 - 09:51 WIT

Dok: Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kepulauan Sula-Pulau Taliabu, Agriati Yulin Mus, menggelar reses masa persidangan ketiga tahun 2025–2026.

Daerah

Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 

Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:58 WIT