SANANA,Lokomalut.com- Dugaan praktik nepotisme mulai mencuat di Pemerintahan Desa Waiboga, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kepulauan Sula, setelah terungkap sejumlah perangkat desa yang dipekerjakan berasal dari satu keluarga.
Pasalnya, Umar Saniapon sebagai kasi Pemerintahan, dan Ibrahim Usia Kasi Pelayanan, merupakan Ipar kandung dari kepala Desa Waiboga.
Berdasarkan informasi yang diterima awak media, Pj. Kepala Desa Waiboga, Nurdin Umagap, diduga menjadikan lingkup Pemerintah Desa sebagai ruang perkumpulan keluarga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kenapa tidak, Saudari Julfa Fataruba diberhentikan oleh Pj. Kepala Desa Waiboga dengan tidak layak, yang digantikan dengan Ibrahim Usia (ipar kandung kades)
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, bahwa keluarga besar Pj. Kepala Desa Waiboga hari ini semua berbondong-bondong memborong jabatan yang ada di pemerintahan Desa Waiboga.

“Sehingga memunculkan kecurigaan adanya praktik nepotisme yang dapat menghambat profesionalisme dan netralitas dalam menjalankan roda pemerintahan desa,” ucapnya dengan nada kesal. Senin, (26/1/2026).
Selain itu, ia menyampaikan kekecewaannya terhadap Pj. Kepala Desa Waiboga yang hanya bersikap sewenang dan lebih mementingkan keluarganya sendiri sehingga setiap pengrekrutan Perangkat desa hanya di lihat berdasarkan ikatan keluarga.
Tak hanya itu, masyarakat menilai, praktik tersebut dapat menutup peluang bagi masyarakat lain yang memiliki kompetensi untuk berkontribusi di pemerintahan desa waiboga.
“Kami khawatir, kinerja pemerintahan desa tidak berjalan secara objektif karena di dominasi oleh satu keluarga Pj. Kades. Seharusnya Nurdin Umagap lebih selektif dalam proses pengrekrutmen perangkat desa, bisa lebih transparan dan adil dalam pengangkatan aparatur desa,” bebernya.
Masyarakat Desa Waiboga berharap, Pemerintah Kecamatan sulabesi tengah maupun Pemerintah Daerah bisa menindak lanjuti persoalan ini, karena ini merupakan perlakuan buruk kepala desa.
“DPMD dan Bagian Pemerintahan serta Camat Sulabesi Tengah, kami harapkan dan meminta untuk segera mengevaluasi PJ. Kades Waiboga dan menindaklanjuti adanya keresahan masyarakat Desa Waiboga, untuk memastikan bahwa proses pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa sesuai dengan aturan yang berlaku, sebelum api emosional masyarakat membarah,” pungkasnya.
Hingga berita ini digubris, pewarta belum dapat konfirmasi PJ. Kepala Desa Waiboga, Nurdin Umagap.
Penulis: Dona










