LMND Sanana Desak Presiden Prabowo, Segera Cabut 10 IUP Pulau Mangoli

- Wartawan

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Ketua EK-LMND Sanana, Arsan Umasugi.

Dok: Ketua EK-LMND Sanana, Arsan Umasugi.

SANANA,Lokomalut.com- Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Sanana, mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera mencabut 10 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang akan beroperasi di Pulau Mangoli, Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara.

Dalam pernyataan tersebut, EK-LMND Sanana menyoroti dampak negatif dari aktivitas pertambangan yang rencananya akan beroperasi di Pulau Mangoli. Yakni, kerusakan lingkungan, ancaman terhadap keberlanjutan sumber daya alam, serta gangguan terhadap kehidupan masyarakat setempat.

“Kami menilai bahwa 10 IUP yang akan beroperasi di Pulau Mangoli tidak efektif. Karena pulau kami terlalu kecil untuk tambang,” ujar Ketua EK-LMND Sanana, Arsan Umasugi. Kamis, (29/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini juga menyoroti terkait dampak pertambangan yang jelas-jelas akan merusak alam pulau mangoli.

“Kami berharap Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah tegas untuk mencabut 10 IUP tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, pertambangan bukan solusi untuk kesejahteraan masyarakat. Pasalnya, dalam sejarah masyarakat di pulau mangoli tidak bergantung pada pertambangan, melainkan hasil komoditi.

“Kami tidak butuh tambang. Kami butuh alam yang segar dan alam yang damai. Jangan merusak lingkungan hidup kami,” tandasnya.

Ia pun meminta bukti dari Presiden Republik Indonesia terkait kepedulian terhadap masyarakat kecil.

“Jika benar-benar bapak presiden perduli dengan masyarakat kecil, maka kami minta untuk bisa memenuhi permintaan kami, yakni cabut izin 10 IUP di pulau mangoli, Kepulauan Sula,” pungkasnya.

 

Penulis: Dona

ARTIKEL TERKAIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM
Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!
Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi
Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba
Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 
Gelar Konferensi Pers, Polisi Ungkap Peristiwa Pembunuhan Terhadap Warga Desa Kawata
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Berita ini 82 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:42 WIT

Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:29 WIT

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:08 WIT

Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:06 WIT

Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT