Bupati Sula Tanda Tangan Kerjasama dengan Pihak PT. Trigana Air

- Wartawan

Selasa, 21 April 2026 - 14:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Bupati Kepulauan Sula Hj. Fifian Adeningsi Mus, Tanda Tangan Kerjasama dengan Pihak PT. Trigana Air.

Dok: Bupati Kepulauan Sula Hj. Fifian Adeningsi Mus, Tanda Tangan Kerjasama dengan Pihak PT. Trigana Air.

SANANA,Lokomalut.com- Kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi pada April 2026 berdampak signifikan terhadap masyarakat, terutama di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Kepulauan Sula.

Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya harga avtur (bahan bakar pesawat) global yang mencapai lebih dari 70 persen dan berkontribusi hingga 40 persen terhadap biaya operasional maskapai.

Selain itu, pemerintah pusat juga memberikan kelonggaran kepada maskapai untuk menaikkan tarif batas atas (TBA) sebesar 9 hingga 13 persen guna menjaga keberlangsungan industri penerbangan. Kenaikan ini turut diperparah oleh tingginya permintaan penumpang serta komponen pajak, termasuk PPN.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsih Mus, bersama pihak PT Trigana Air Service yang diwakili oleh H. Rubijanto Adisarwono, kembali menandatangani kerja sama berbasis kemitraan pada Sabtu (19/4/2026) malam.

Kerja sama ini bertujuan untuk menekan dampak kenaikan harga tiket pesawat, khususnya pada rute Sanana–Ternate. Saat ini, harga tiket yang sebelumnya berada di kisaran Rp600 ribu mengalami kenaikan menjadi Rp1.258.000 per penumpang, sudah termasuk PPN 11 persen dan IWJR.

Namun, melalui intervensi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, masyarakat kini dapat menikmati harga tiket yang lebih terjangkau. Setelah disubsidi, tarif penerbangan rute tersebut turun menjadi Rp708.000 per penumpang (seat), termasuk pajak.

Salah satu warga Sanana, Surahman, mengaku kenaikan harga tiket sempat menjadi beban bagi masyarakat, terutama untuk kebutuhan mendesak.

“Pesawat ini sangat penting bagi kami, apalagi dalam kondisi darurat. Awalnya harga sekitar Rp600 ribuan, lalu naik sampai di atas satu juta. Tapi setelah ada subsidi dari pemerintah daerah, meskipun naik, masih relatif terjangkau,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Sula, Abdul Kadir Nurali, menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga akses transportasi udara bagi masyarakat, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

“Kami akan terus memaksimalkan anggaran yang ada untuk mempermudah akses warga, khususnya transportasi udara. Pesawat Trigana ini menjadi andalan masyarakat, terutama untuk kebutuhan mendesak seperti rujukan pasien, kondisi duka, maupun keperluan pendidikan,” jelasnya.

Kehadiran layanan penerbangan di Kepulauan Sula dinilai sangat strategis, mengingat keterbatasan akses dan kondisi geografis wilayah kepulauan yang bergantung pada transportasi udara selain jalur laut.

 

ARTIKEL TERKAIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM
Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!
Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi
Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba
Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 
Gelar Konferensi Pers, Polisi Ungkap Peristiwa Pembunuhan Terhadap Warga Desa Kawata
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Berita ini 53 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:42 WIT

Blunder Mantan Kades Pohea: Gugat Inspektorat Sula ke PTUN, Malah Berakhir Kandas!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:29 WIT

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:08 WIT

Polres Sula Bakal Tahan Terduga Pelaku Pemerkosaan di Desa Wailoba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:06 WIT

Diduga Dilindungi APH, Aktivis Soroti Galian C Ilegal di Taliabu 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT