SANANA,Lokomalut.com- Sebuah mimpi besar anak-anak usia dini yang lahir dari sudut-sudut tersekat geografis Kepulauan Sula, akan segera dipertaruhkan.
Berkejaran dengan waktu, persiapan Turnamen Sepak Bola U-12 KONI Sula Cup dilaporkan telah mencapai 99 persen.
Kompetisi yang diprediksi penuh drama dan keringat ini akan resmi dimulai pada Senin, 21 September 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turnamen ini menjadi begitu emosional karena satu-satunya panggung pembuktian bagi ratusan anak usia dini yang akan bertanding.
Bagi anak-anak pelosok, ini bukan sekadar hobi, melainkan kesempatan langka yang harus dibayar mahal dengan kelelahan fisik yang ekstrem sebelum peluit pertama bahkan ditiup.
Menyadari beratnya tantangan geografis yang bisa mematahkan semangat anak-anak, panitia membagi kompetisi ke dalam 2 zona. Yakni Zona 1 sebanyak 24 Tim dan zona 2 sebanyak 18 tim.
“Arena pertarungan sengit ini, zona 1 dipusatkan di Lapangan Desa Waihama, Kecamatan Sanana, sementara zona 2 akan berlangsung di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara,” ujar Ketua Panitia Rahmat Gailea saat di konfirmasi Lokomalut.com. Minggu, (20/9/2026).
Menurutnya, bagi tim yang harus menyeberangi lautan menuju lapangan hijau, Mereka harus bertarung melawan rasa mual akibat guncangan ombak di atas perahu, demi membela nama baik desa.
“Besok, bendera kompetisi akan dikibarkan. Lapangan Desa Waihama dan Falabisahaya siap merekam setiap tetesan keringat, benturan fisik, hingga air mata dari anak-anak tangguh yang menolak menyerah pada takdir geografis,” ungkapnya.
Ia menyebut semangat anak-anak yang murni membuatnya berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan turnamen ini secara adil dan profesional.
“Lapangan hijau ini akan menjadi saksi, bahwa jarak tempuh yang menguras tenaga mereka tidak akan mampu mengubur bakat besar mereka,” pungkasnya. (Red)










