SANANA,Lokomalut.com- Dari Bumi Soa Gareha (Empat Suku), Alnugransyah Asri bertekad Menuju 01 Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).
Memupuk semangat persaudaraan dan perjuangan kader, Asri Alnugransyah melakukan kunjungan dan silaturahmi bersama pengurus HMI Cabang Sanana, dan Alumni di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan konsolidasi gagasan menuju Kongres ke XXXIII HMI di Bandar Lampung, sekaligus membuka ruang dialog mengenai masa depan organisasi. Melalui semangat HMI Insani, Alnugransyah membawa ikhtiar untuk membangun HMI yang berdaulat dalam gagasan, mandiri dalam gerakan, dan mengabdi untuk kemanusiaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam perjumpaan bersama pengurus HMI Cabang Sanana, di Bumi Soa Gareha, Alnugransyah menekankan pentingnya menghadirkan organisasi yang mampu menjembatani aspirasi kader di daerah dengan agenda perjuangan nasional. Baginya, HMI harus tumbuh dari pengalaman dan kenyataan sosial masyarakat, termasuk dari wilayah kepulauan yang memiliki tantangan pembangunan dan dinamika kehidupan tersendiri.
“HMI tidak boleh hanya berbicara tentang Indonesia dari pusat kekuasaan. HMI harus mampu membaca Indonesia dari daerah, dari pulau-pulau, dan dari pengalaman masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting perjalanan bangsa. Dari sanalah gagasan besar tentang keadilan, kemanusiaan, dan masa depan Indonesia harus dibangun,” ungkapnya. Selasa, (3/11/2026).
Melalui gagasan HMI Insani, ia turut mendorong penguatan perkaderan sebagai jantung organisasi, kemandirian gerakan, aktivisme kader yang profesional, serta peneguhan peran HMI sebagai mitra kritis pembangunan bangsa.
Silaturahmi selama dua hari tersebut menjadi momentum untuk merawat hubungan antarkader, mempertemukan gagasan, dan memperkuat keyakinan bahwa masa depan HMI harus dibangun melalui keterlibatan seluruh cabang, termasuk dari kawasan timur Indonesia.
“Sebuah Ikhtiar untuk Himpunanku dan Bangsa Indonesia” menjadi semangat yang mengiringi perjalanan saya. Dari Bumi Soa Gareha, ikhtiar HMI Insani terus bergerak, membawa harapan tentang HMI yang berilmu, berintegritas, dan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman serta keindonesiaan. HMI Insani, Berdaulat dalam Gagasan, Mandiri dalam Gerakan, Mengabdi untuk Kemanusiaan,” pungkasnya. (Red)










