Tidak Tanda Tangan Rekom Pencairan DD, Kadis PMD Diduga Menghambat Program Sula Bahagia

- Wartawan

Senin, 18 Mei 2026 - 11:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Ilustrasi Dana Desa.

Dok: Ilustrasi Dana Desa.

SANANA,Lokomalut.com- Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula mengeluhkan tindakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Rahmat Sillia, yang diduga merusak nama baik Bupati Hj. Fifian Adeningsi Mus.

Hal ini terjadi setelah Kadis PMD tidak menandatangani rekomendasi pencairan dana desa triwulan I tahun 2026, dari 78 desa di Kepulauan Sula.

Menurut informasi yang diterima Lokomalut.com, rekomendasi pencairan dana desa tersebut telah melalui proses verifikasi dan validasi yang ketat oleh tim teknis. Namun, Kadis PMD diduga tidak mau menandatangani dokumen tersebut, yang menurut masyarakat merupakan tindakan yang tidak profesional dan merugikan pihak-pihak terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami merasa kecewa karena tindakan Kadis PMD ini kami anggap ini sebagai bentuk penghambat program pemerintah daerah, terutama dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar salah satu warga Desa Fatcei yang enggan disebutkan namanya. Senin, (18/5/2026)

Menurutnya, Kegunaan Dana Desa untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kalo Kadis PMD tidak mau tanda tangan rekomendasi, berarti tidak bisa pencairan. Ini maksudnya bagimana, sehingga kadis putar model ini,” ucapnya dengan nada kesal.

Ia juga menegaskan bahwa, kebijakan Kadis PMD Rahmat Sillia merupakan langkah yang menghambat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat berdasarkan program Bupati Kepulauan Sula untuk Mewujudkan Sula Bahagia.

“Kalo kadis tidak mau tanda tangan alasannya apa? Karena ada banyak desa yang sudah menerima rekom dari masing-masing camat. Tinggal dari Dinas PMD saja. Tapi kadis putar sampe Katong (Kami) juga pusing. Secara tidak langsung, kadis PMD telah mencoreng nama baik Ibu Bupati. Karena pandangan masyarakat tertujuh kepada ibu bupati terkait program Sula Bahagia,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pewarta masih menunggu balasan konfirmasi dari Kadis PMD Rahmat Sillia.

 

Penulis: dona

ARTIKEL TERKAIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Memecah Keheningan Halaman Isda Sula
Bupati Sula dan Unsur Forkopimda Ziarah ke Makam Pahlawan 
Pemda Sula Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 81, Bupati Fifian Jadi Irup
Tak Memiliki AMDAL dan Izin, DPRD Pulau Taliabu Desak PT. SWM Hentikan Aktivitas 
Polemik Kades Wailoba, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sula Dinilai Gagal Paham Regulasi
Berita ini 232 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:08 WIT

Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:29 WIT

Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:14 WIT

Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Memecah Keheningan Halaman Isda Sula

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:44 WIT

Bupati Sula dan Unsur Forkopimda Ziarah ke Makam Pahlawan 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT