Semarak Ramadan di Desa Buya Resmi Dibuka, Fokus Bentuk Generasi Berakhlak dan Berprestasi

- Wartawan

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANANA,Lokomalut.com- Semarak Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, resmi dibuka pada Sabtu (28/2/2026) malam.

Kegiatan yang diprakarsai Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Buya bersama Pemuda Desa Buya ini mengusung tema “Membentuk Generasi Islam yang Berakhlak Mulia dan Berprestasi.”

Ketua Pemuda Desa Buya, Ikbal Sampsuha, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi pemuda dan pemerintah desa dalam membina generasi muda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya hadir di sini dengan harapan besar, bukan hanya dari saya pribadi, tetapi juga seluruh pemuda dan pemerintah desa. Pemerintah Desa Buya adalah mitra kerja yang baik bagi kami. Karena itu, mari bergandeng tangan menyikapi berbagai persoalan sosial, baik lokal maupun global,” ujarnya.

Ia menekankan, sebagai mahasiswa dan pemuda, terdapat tanggung jawab moral sebagaimana tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Inilah bentuk nyata pengabdian kita. Apa yang kita peroleh di dunia pendidikan harus kita terapkan di kampung dan masyarakat sendiri,” katanya.

Menurut Ikbal, tema kegiatan sangat relevan dengan momentum Ramadan. Melalui panggung Ramadan dan berbagai lomba yang diikuti peserta mulai tingkat SD hingga SMK, pihaknya ingin membentuk karakter generasi muda dengan nilai-nilai keislaman yang kuat.

“Tema ini tidak boleh hanya menjadi slogan. Implementasinya harus nyata. Generasi berakhlak dan berprestasi harus lahir dari desa ini, bahkan mampu bersaing hingga tingkat provinsi,” tegasnya.

Ia menambahkan, esensi kegiatan ini adalah menggali potensi anak-anak dan remaja yang selama ini belum terlihat.

“Kami ingin memberi ruang bagi generasi muda untuk tampil, berproses, dan berkembang, sehingga ke depan mereka menjadi kebanggaan Desa Buya,” pungkasnya.

Senada, Ketua HIPMA Buya, Rianti Umanahu, menegaskan organisasi harus menjadi ruang yang nyaman bagi anggota untuk berkembang.

“Mari jadikan himpunan ini sebagai rumah yang nyaman untuk meningkatkan potensi, baik akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Ia juga menekankan arah organisasi ke depan akan fokus pada kerja nyata.

“Kami akan memperkuat peran HIPMA Buya sebagai wadah pengembangan generasi muda melalui program-program yang jelas dan terarah,” tambahnya.

Mewakili pemerintah kecamatan, Camat Mangoli Selatan, Hayatudin Umagap, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Juara bukanlah yang utama. Yang terpenting adalah bagaimana kita menampilkan sikap dan perilaku baik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan keagamaan seperti ini menjadi wadah pembinaan karakter bagi anak-anak dan remaja.

“Melalui kegiatan ini, kita belajar membangun kebersamaan dan menampilkan perilaku yang mencerminkan masyarakat yang lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Buya, Sawal Sapsuha, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang melibatkan anak-anak dan masyarakat desa.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bagian dari harapan kita bersama dalam membina dan mempererat kebersamaan anak-anak. Mereka tidak hanya berkumpul, tetapi juga mengikuti kegiatan positif,” ujarnya.

Ia menegaskan, Semarak Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya membangun karakter generasi muda melalui aktivitas bernuansa keagamaan.

“Ini bukan hanya perlombaan, tetapi momentum membangun kebersamaan dan pembinaan karakter anak-anak di bulan suci Ramadan,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, ia secara resmi membuka kegiatan tersebut.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Semarak Ramadan malam ini saya nyatakan resmi dibuka,” tutupnya.

Diketahui, Semarak Ramadan 1447 H di Desa Buya akan berlangsung selama beberapa hari dengan rangkaian lomba dan kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat setempat.

 

Penulis: Dona

ARTIKEL TERKAIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM
Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe
Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra
Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Memecah Keheningan Halaman Isda Sula
Bupati Sula dan Unsur Forkopimda Ziarah ke Makam Pahlawan 
Pemda Sula Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 81, Bupati Fifian Jadi Irup
Tak Memiliki AMDAL dan Izin, DPRD Pulau Taliabu Desak PT. SWM Hentikan Aktivitas 
Polemik Kades Wailoba, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sula Dinilai Gagal Paham Regulasi
Berita ini 42 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIT

Besok, PWI Taliabu Gelar Rapat Bahas Oknum Wartawan yang Diduga Beking THM

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:08 WIT

Meriahkan HUT RI ke 81, Panitia Sukses Gelar Lomba Domino di Waimua Cafe

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:29 WIT

Sukses Gelar Upacara, Pelatih Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Sula dan Apresiasi Paskibra

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:14 WIT

Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Memecah Keheningan Halaman Isda Sula

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:44 WIT

Bupati Sula dan Unsur Forkopimda Ziarah ke Makam Pahlawan 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Polres Kepulauan Sula.

Daerah

Gegara Takut, MAU Kabur dari Panggilan Polisi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:29 WIT