Kabar Gembira! Dua Warisan Budaya Kepsul, Ditetapkan Sebagai WBTB Indonesia Tahun 2026

- Wartawan

Jumat, 6 November 2026 - 19:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sula, Ismail Soamole, ST.

Dok: Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sula, Ismail Soamole, ST.

SANANA,Lokomalut.com- Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, menetapkan Keripik Ora dan Tarian Yunduh dari Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara, sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Penetapan oleh Kementerian Kebudayaan RI tersebut, melalui Sidang Penetapan WBTB Termin III Tahun 2026.

Kepada Lokomalut.com, Jumat, (6/11/2026), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sula, Ismail Soamole, menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengucapkan terimakasih kepada kementrian Kebudayaan RI, yang telah menetapkan Keripik Ora dan Tarian Yunduh sebagai budaya WBTB,” ucapnya.

Ismail menjelaskan, Keripik Ora merupakan kuliner tradisional berbahan dasar umbi gadung yang mencerminkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah pangan lokal.

Sementara, Tarian Yunduh merupakan kesenian tradisional masyarakat Suku Kadai di Pulau Mangoli yang menjadi bagian dari identitas dan kekayaan budaya para leluhur.

“Penetapan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap kekayaan tradisi dan kearifan lokal masyarakat Kepulauan Sula sekaligus tanggung jawab bersama untuk menjaga, melestarikan, dan mewariskannya kepada generasi mendatang,” pungkasnya.

Diketahui, selain termin 3 THN 2026 yang menetapkan Keripik Ora dan Tarian Yunduh, pada termin 2 awal September 2026 juga, tim ahli kementerian kebudayaan pun telah menetapkan Lapis Sanana dan Lom Poa do Hoi sebagai budaya yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Sula. (Red)

ARTIKEL TERKAIT

Gelar Konvoi Keliling Kota Sanana, Begini Penjelasan Kadinkes Sula 
Modal Rekam Jejak dan Visi Digital, Anak Buru Pelabuhan Siap Pimpin Desa Bobong
Dari Bumi Soa Gareha, Alnugransyah Asri Menuju 01 PB HMI 
Teken MoU dengan Kejari, Bupati Sula Ingatkan Pimpinan OPD 
Respon Bencana Kabut Asap, KONI Sula Gandeng Dinkes Bagikan Masker Gratis 
Turnamen Doin Cup XII di Dofa, Resmi Ditutup. Berikut Tim-tim Terbaik
Terkait Polemik Plafon KUR Berubah, Begini Penjelasan Mantri BRI Cabang Sanana
Reses di Desa Fogi, Yulin Mus Serap Aspirasi Masyarakat 
Berita ini 43 kali dibaca

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 7 November 2026 - 11:15 WIT

Gelar Konvoi Keliling Kota Sanana, Begini Penjelasan Kadinkes Sula 

Jumat, 6 November 2026 - 19:36 WIT

Kabar Gembira! Dua Warisan Budaya Kepsul, Ditetapkan Sebagai WBTB Indonesia Tahun 2026

Kamis, 5 November 2026 - 05:36 WIT

Modal Rekam Jejak dan Visi Digital, Anak Buru Pelabuhan Siap Pimpin Desa Bobong

Selasa, 3 November 2026 - 13:30 WIT

Dari Bumi Soa Gareha, Alnugransyah Asri Menuju 01 PB HMI 

Senin, 2 November 2026 - 11:14 WIT

Teken MoU dengan Kejari, Bupati Sula Ingatkan Pimpinan OPD 

ARTIKEL TERBARU

Dok: Calon Ketua Umum PB HMI, Asri Alnugransyah.

Daerah

Dari Bumi Soa Gareha, Alnugransyah Asri Menuju 01 PB HMI 

Selasa, 3 Nov 2026 - 13:30 WIT